ARTICLE AD BOX
Jakarta, CNN Indonesia --
Kegagalan tragis tim nasional (timnas) Brasil di panggung Piala Dunia 2026 menyisakan cerita nan memilukan. Pesawat resmi nan disewa untuk membawa pulang delegasi Tim Samba kembali ke Rio de Janeiro dilaporkan terbang dalam kondisi nyaris kosong dari pemain bintang.
Pasalnya, pesawat resmi timnas Brasil tersebut dilaporkan hanya mengangkut dua orang penggawa dari skuad Selecao.
Melansir media AS Spanyol, satu-satunya pemain resmi nan ikut dalam penerbangan resmi tersebut adalah bek senior Danilo. Ia hanya pulang berbareng staf pembimbing hingga sejumlah ofisial setelah Brasil tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 karena kalah 1-2 dari Norwegia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Danilo, terdapat satu sosok pemain lain di dalam pesawat tersebut, ialah kiper muda Leo Nannetti. Namun, Nannetti sendiri bukan bagian dari 26 pemain resmi nan didaftarkan Brasil untuk Piala Dunia 2026.
Ia hanyalah kiper pelapis nan sengaja dibawa sepanjang turnamen demi melengkapi kebutuhan internal dalam sesi latihan tim.
Fenomena sepinya pesawat timnas ini terjadi lantaran kebanyakan bintang Brasil nan merumput di klub-klub elite Eropa langsung memulai masa libur musim panas mereka lebih awal dari perkiraan semula.
Kegagalan melangkah lebih jauh di Piala Dunia membikin mereka langsung terbang dari airport terdekat menuju destinasi liburan masing-masing demi menyegarkan pikiran.
Sementara itu, bagi para pemain nan berkompetisi di liga domestik alias Brasileirao, mereka dijadwalkan menerima jatah libur selama satu pekan penuh.
Masa rehat ini diberikan sebelum mereka wajib melapor kembali ke klub masing-masing untuk melanjutkan roda kejuaraan domestik nan sempat ditangguhkan selama pergelaran Piala Dunia.
Ancelotti tak tampak
Sementara itu, sang ahli taktik, Carlo Ancelotti justru sama sekali tidak terlihat dalam rombongan nan terbang ke Rio de Janeiro. Pelatih asal Italia dilaporkan langsung bertolak menuju Vancouver, Kanada, untuk menghabiskan waktu libur singkat.
Langkah ini diambil Ancelotti guna menenangkan diri sebelum kembali memeras otak menghadapi agenda krusial FIFA Matchday pada September mendatang.
(tim/dal)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
2









English (US) ·
Indonesian (ID) ·