Brasil vs Jepang: Adu Sniper 2 Raja Benua di Tanah Koboi Texas

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Duel Jepang versus Brasil bakal tersaji pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Liuk tim Samba berhadapan Samurai Biru. Siapa bakal terpendam?

Pertarungan di Stadion Houston, AS, Selasa (30/6) awal hari WIB, jadi salah satu laga paling dinanti pecinta sepak bola dunia. Betapa tidak, keduanya merupakan pusat kekuatan dua kutub benua.

Brasil dicap sebagai salah satu arah mata angin sepak bola sejak waktu lama. Sedangkan Jepang, sekarang makin disegani di Asia. Bahkan namanya kian berkibar di mata dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di atas kertas, Brasil jelas lebih diunggulkan. Mereka punya barisan pemain kelas wahid dalam jajaran. Plus kehadiran Carlo Ancelotti sebagai pembimbing kawakan di belantika sepak bola.

Sebanyak 14 dari 26 pemain Brasil berkarier di klub papan atas lima liga top Eropa, dari Manchester United, Arsenal, Liverpool, Juventus, Barcelona, Real Madrid, dan Paris Saint-Germain.

Otomatis tim Samba jadi favorit juara. Superioritas sudah ditunjukkan sejak fase kualifikasi hingga putaran final Gempita Bola Dunia 2026. Brasil menonjol di semua posisi.

Pada babak penyisihan, Brasil tak terkalahkan. Dua kemenangan, atas Haiti dan Skotlandia, plus satu hasil seri kontra Maroko. Torehan tujuh poin membawa Selecao memuncaki klasemen Grup C. 

Status pemimpin Grup C membikin Brasil berjumpa runner-up Grup F, ialah Jepang. Meski sekilas lebih unggul di atas kertas, Brasil tak serta-merta menganggap wakil Asia bukanlah musuh berkelas.

Sebab Jepang menggendong benua. Dari lingkup geografis, mereka adalah satu-satunya wakil Asia di luar Australia sebagai benua sendiri meski sama-sama di bawah konfederasi serupa (AFC).

Sebab, tim Asia selain Jepang, rontok seluruhnya. Irak, Iran, Yordania, Korea Selatan, Qatar, Arab Saudi, dan Uzbekistan tumbang. Negeri Matahari Terbit memanggul angan Asia. 

Banner Gempita Bola 2026

Jepang punya kesempatan memberi kejutan. Ini tak terbantahkan. Mereka punya komposisi skuad dengan kualitas setara meski tak seluruhnya bermain di Eropa.

Padahal, jika memandang jumlah pemain diaspora, Jepang punya lebih banyak (23) dibandingkan Brasil (18). Meski hanya lima pemain berkarier di lima liga top Eropa, Hiroki Ito (Bayern Munchen).

Jepang bisa melenggang ke babak 32 besar tanpa terkalahkan. Rinciannya, satu kemenangan dan dua hasil imbang. Hasil ini membuahkan lima nomor bagi mereka sekaligus finis di urutan kedua.

Dari penjabaran ini, bukan tak mungkin Jepang bakal membikin Brasil kesulitan. Namun, bakal kah komponen kejutan tersebut betul-betul terjadi dalam pertandingan ini?

[Gambas:Video CNN]

Add as a preferred
source on Google

Selengkapnya