Breaking! 2 Kapal BUMN Minyak Diserang di Selat Hormuz

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua kapal perusahaan BUMN minyak Uni Emirat Arab (UEA), Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), diserang di Selat Hormuz, Kamis malam waktu setempat. UEA menuding Iran sebagai pelaku serangan.

Mengutip Reuters, Jumat (14/8/2026), serangan tersebut merupakan kejadian kedua nan melibatkan kapal ADNOC dalam waktu kurang dari sepekan. Pada Sabtu, UEA juga mengecam apa nan disebutnya sebagai serangan Iran terhadap kapal nan mengenai dengan perusahaan minyak milik negara tersebut saat melintasi selat.

"ADNOC mengatakan situasi telah sukses dikendalikan," tulis instansi buletin pemerintah UEA, WAM.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri UEA juga mengecam serangan seraya menyebut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) berada dibaliknya. Kementerian mengatakan pasukan elite itu melakukan "aksi pembajakan" dengan menargetkan kapal komersial dan menggunakan Selat Hormuz sebagai perangkat untuk memberikan tekanan ekonomi alias pemerasan.

"Tindakan tersebut menjadi ancaman langsung terhadap stabilitas area dan keamanan daya global," ujarnya.

Sayangnya, WAM maupun Kementerian Luar Negeri UEA tidak memberikan rincian mengenai jenis kapal, muatan, maupun kemungkinan kerusakan nan terjadi. Tidak ada korban luka nan dilaporkan.

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran maupun IRGC belum memberikan komentar mengenai tuduhan tersebut.

Sebelum bentrok pecah, sekitar seperlima minyak dan gas alam cair (LNG) bumi melewati jalur sempit nan berada di antara Oman dan Iran tersebut. Sejak perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran pecah pada 28 Februari, pelayaran melalui Selat Hormuz berulang kali terganggu.

Kondisi tersebut mendorong kenaikan tarif pikulan laut dan meningkatkan kekhawatiran mengenai keamanan pelayaran. IRGC sebelumnya telah menakut-nakuti bakal mengambil tindakan terhadap kapal-kapal nan melintasi selat tersebut andaikan kapal itu mengenai dengan negara-negara nan dianggap sebagai musuh Teheran alias tidak mematuhi pengarahan Iran.

ADNOC berada di Abu Dhabi. Perusahaan ini merupakan salah satu produsen daya terbesar di bumi dan mengekspor minyak mentah, gas alam, serta produk olahan ke beragam negara.

(sef/sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya