Buat "NATO versi Islam", 3 Pemimpin Ini Kompak Salat Jamaah di Mekkah

1 jam yang lalu 2

MBS, Erdogan & PM Pakistan melakukan salat bersama. Ketiganya bertemu, menyepakati kebenaran keamanan nan disebut pengamat "NATO Islam"

Mulia Putra Mahkota Mohammed bin Salman, berbareng para pemimpin Turki dan Pakistan, menghadiri shalat Jumat di Masjid Al-Haram di Makkah pada tanggal 7 Agustus 2026. (Instagram/shaykh_sudais)

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS), Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif, menghadiri salat Jumat berbareng di Masjid Al-Haram, Mekkah Arab Saudi, Jumat akhir pekan lalu. (Instagram/shaykh_sudais)

Mulia Putra Mahkota Mohammed bin Salman, berbareng para pemimpin Turki dan Pakistan, menghadiri shalat Jumat di Masjid Al-Haram di Makkah pada tanggal 7 Agustus 2026. (Instagram/shaykh_sudais)

Kegiatan ibadah ini dilakukan di sela-sela KTT Makkah, di mana ketiga pemimpin negara tersebut mengadakan pertemuan trilateral dan menandatangani kesepakatan pertahanan berbareng nan dikenal sebagai Mecca Joint Defence Agreement (Pakta Pertahanan Makkah). (Instagram/shaykh_sudais)

Mulia Putra Mahkota Mohammed bin Salman, berbareng para pemimpin Turki dan Pakistan, menghadiri shalat Jumat di Masjid Al-Haram di Makkah pada tanggal 7 Agustus 2026. (Instagram/shaykh_sudais)

Pengamat menyebut perjanjian ketiganya sebagai "NATO jenis Islam". Dalam kesepakatan itu, serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara bakal dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota. (Instagram/shaykh_sudais)

Mulia Putra Mahkota Mohammed bin Salman, berbareng para pemimpin Turki dan Pakistan, menghadiri shalat Jumat di Masjid Al-Haram di Makkah pada tanggal 7 Agustus 2026. (Instagram/shaykh_sudais)

Perjanjian Makkah bermaksud memperkuat kerja sama di bagian pertahanan, mengembangkan keahlian bersama, serta memperkokoh sistem pencegahan kolektif di antara ketiga negara guna mendukung keamanan dan stabilitas kawasan. (Instagram/shaykh_sudais)

Mulia Putra Mahkota Mohammed bin Salman, berbareng para pemimpin Turki dan Pakistan, menghadiri shalat Jumat di Masjid Al-Haram di Makkah pada tanggal 7 Agustus 2026. (Instagram/shaykh_sudais)

Hubungan militer keduanya juga berkembang melalui pengerahan personel Islamabad. Ada pula kerja sama pesawat tempur, drone, dan keahlian pertahanan udara di Riyadh. Sementara itu, hubungan pertahanan Arab Saudi-Turki juga semakin erat, di mana Arab Saudi menjadi pembeli krusial produk pertahanan Turki, termasuk drone. Turki dan Pakistan juga telah lama melakukan kerja sama militer melalui pelatihan, pertukaran angkatan laut, dan proyek industri pertahanan. (Instagram/shaykh_sudais)

Selengkapnya