Panglima TNI Imbau Masyarakat Waspada Hoaks Jelang HUT Ke-81 RI

59 menit yang lalu 3
Panglima TNI Imbau Masyarakat Waspada Hoaks Jelang HUT Ke-81 RI PANGLIMA Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh info bohong alias hoaks nan marak beredar di media sosial.(Antara)

PANGLIMA Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh info bohong alias hoaks nan marak beredar di media sosial menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia. Penegasan ini disampaikan Panglima usai menghadiri rapat koordinasi strategis berbareng ketua DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).

Jenderal Agus menekankan pentingnya masyarakat untuk menyaring info nan belum jelas sumber dan kebenarannya. Menurutnya, penyebaran buletin nan tidak dapat dipertanggungjawabkan hanya bakal menimbulkan ketidaknyamanan dan keresahan di tengah publik.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi oleh beredarnya berita-berita di media sosial nan belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Mari kita sambut seremoni HUT kemerdekaan RI dengan bergembira,” ujar Panglima TNI.

Guna menjamin situasi tetap kondusif, TNI memastikan bakal terus melakukan patroli keamanan di seluruh wilayah Indonesia. Dalam pelaksanaannya, TNI bersinergi dengan Polri dan komponen masyarakat lainnya. Panglima juga meminta penduduk untuk tetap melaksanakan aktivitas sehari-hari secara normal tanpa rasa khawatir.

Senada dengan Panglima, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira menyoroti adanya pola penyebaran video demonstrasi lama nan dikemas seolah-olah kejadian terkini. Ia menduga ada pihak tertentu nan sengaja menggerakkan rumor tersebut untuk menggiring opini publik dan menciptakan perpecahan, serupa dengan pola kerusuhan nan terjadi pada Agustus 2025 lalu.

“Ini pola nan sengaja dilakukan untuk menggiring opini publik. Kita kudu belajar dari peristiwa tahun lampau agar tidak terulang. Saya meminta pemerintah mengambil tindakan tegas untuk mengusut penyebar video hoaks tersebut,” tegas Andreas.

Andreas juga mengingatkan publik agar selalu melakukan cross-check terhadap setiap info nan diterima. Ia cemas kejadian konten lama nan diviralkan kembali dapat menutupi isu-isu krusial lainnya, termasuk pengawasan terhadap program pemerintahan nan sedang berjalan.

Pemerintah dan abdi negara keamanan berkomitmen untuk menjaga stabilitas kerakyatan dan keamanan nasional demi kelancaran rangkaian peringatan kemerdekaan serta Sidang Tahunan MPR RI nan dijadwalkan berjalan dalam waktu dekat. (Ant/I-1)

Selengkapnya