Ilustrasi(Dok Magnific )
SUSAH buang air besar (BAB) sering membikin perut terasa penuh dan tidak nyaman. Dalam kondisi seperti ini, pepaya menjadi salah satu buah nan kerap dipilih lantaran kandungan seratnya. Namun, manfaat pepaya untuk pencernaan rupanya menarik untuk dilihat lebih jauh. Penelitian menunjukkan, preparat berbahan pepaya juga berpotensi membantu mengurangi beberapa keluhan pencernaan, termasuk sembelit.
Penelitian Uji Manfaat Pepaya
Temuan tersebut berasal dari penelitian berjudul “Papaya preparation (Caricol®) in digestive disorders” nan dilakukan oleh Claus Muss, Wilhelm Mosgoeller, dan Thomas Endler. Studi ini diterbitkan dalam Neuroendocrinology Letters dan tercatat di PubMed.
Dalam penelitian tersebut, para peneliti menguji preparat pepaya Caricol® menggunakan metode double-blind placebo-controlled study. Sebanyak peserta dengan gangguan pencernaan diberikan preparat tersebut alias plasebo selama 40 hari.
Para peneliti kemudian memantau 22 indikasi nan berangkaian dengan kegunaan pencernaan. Hasilnya menunjukkan adanya perbaikan pada sejumlah keluhan, terutama sembelit dan kembung, pada golongan nan mengonsumsi preparat pepaya dibandingkan golongan plasebo.
Bukan Berarti Pepaya Langsung Mengobati Sembelit
Temuan ini memang menarik, tetapi bukan berfaedah pepaya dapat dianggap sebagai obat sembelit. Ada perbedaan antara penelitian terhadap preparat pepaya dengan mengonsumsi pepaya segar sehari-hari.
Serat tetap menjadi salah satu argumen pepaya banyak dikaitkan dengan kelancaran BAB. Asupan serat dapat membantu meningkatkan massa tinja dan mendukung pergerakan usus. Sementara itu, penelitian tersebut memberikan gambaran bahwa komponen dalam preparat berbahan pepaya mungkin turut berkedudukan dalam mendukung kegunaan saluran pencernaan.
Karena itu, pepaya lebih tepat ditempatkan sebagai bagian dari pola makan seimbang, bukan solusi tunggal ketika sembelit muncul.
Jangan Abaikan Sembelit nan Berulang
Mengonsumsi buah, cukup minum, dan menjaga aktivitas bentuk dapat menjadi bagian dari kebiasaan untuk mendukung kesehatan pencernaan. Namun, sembelit nan berjalan lama alias terus berulang sebaiknya tidak hanya diatasi dengan mengandalkan makanan tertentu.
Jika keluhan disertai nyeri perut berat, muntah, darah pada tinja, alias perubahan pola BAB nan menetap, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Jadi, pepaya memang punya argumen ilmiah untuk dikaitkan dengan kesehatan pencernaan. Bukan hanya soal serat, penelitian terhadap preparat pepaya juga menunjukkan potensi faedah terhadap sembelit dan kembung. Namun, diperlukan penelitian lebih luas untuk memastikan seberapa besar faedah tersebut dapat diterapkan pada konsumsi pepaya segar sehari-hari. (Netty Fatmawati Pane/E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·