Pelaku Ultramikro Binaan PNM di Garut Naik Kelas lewat Anyaman BambU(Dok.PNM)
MENTERI Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman telah memutuskan menurunkan biaya kembang pinjaman pengguna nan tergabung dalam program pinjaman ultra mikro untuk Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera alias PNM Mekaar menjadi 8 persen. Hal itu diputuskan berbareng dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), serta Danantara.
"Alhamdulillah sudah kita exercise dan sudah diputuskan bunganya diturunkan dari kurang lebih tadi 25%, sekarang menjadi 8 persen,” ucap Maman saat ditemui di Jakarta, Rabu (12/8).
Maman menambahkan, penurunan biaya bunga pinjaman tersebut bakal bertindak pada awal September 2026 dan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Dan Insya Allah kelak bakal diberlakukan mulai diberlakukan di awal September nan kelak bakal disampaikan secara resmi oleh Pak Presiden langsung. Kapan tanggalnya? biarkan itu Pak Presiden kelak nan menyampaikan,"ucap dia.
Ia menjelaskan penurunan kembang PNM Mekaar corak afirmasi pemerintah kepada masyarakat khususnya pengguna nan kebanyakan kalangan ibu tergabung dalam ultra mikro di bawah program Mekaar.
Maman menambahkan, aspirasi penurunan biaya kembang pinjaman tersebut telah disampaikan sejak 10 tahun lalu.
“ Ini aspirasi dari kurang lebih 10 tahun nan lampau dan alhamdulillah ini direspon langsung oleh Pak presiden," ucapnya. (H-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·