Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan gimana pemerintah kemudian bisa menghemat anggaran shopping sampai sekitar 6 bulan setelah dilakukan konsolidasi belanja. Penghematan itu terbukti dapat dicapai dalam shopping pengadaan layar pandai interaktif (IFP) nan selama ini dibeli Pemda-Pemda secara terpisah, di kisaran nilai Rp150 juta per unit.
Menurut Prabowo, setelah konsolidasi nilai IFP itu turun hingga jadi Rp26 juta per unit.
"Setelah pembelinya kita konsolidasikan di Kementerian Dikdasmen, kita dapat beli dengan nilai Rp26 juta per unit. Ini penghematan nyaris 6 kali," kata Prabowo saat berpidato di Rapat Paripurna DPR dalam rangka Penyampaian RUU APBN TA 2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).
"Ini riil, Rp150 juta. Kita beli dengan nilai Rp26 juta termasuk ongkos kirim dan ongkos pasang sampai di tempat terpencil terluar dan tertinggal," ujarnya.
Dia mengatakan disiplin fiskal kudu dilakukan saat shopping menggunakan anggaran, bukan hanya setelah anggaran disetujui.
"Selama ini terlalu banyak kementerian lembaga dan pemerintah daerah membeli peralatan nan sama tetapi membebankan biaya sendiri-sendiri dengan nilai nan berbeda-beda," kata Prabowo.
Prabowo mengingatkan, praktik-praktik itu haru dihentikan, nan menggunakan APBN untuk peralatan nan sama namun seolah membelanjakan ribuan pembelian. Hal ini terjadi dalam satu negara dari pemerintah pusat hingga pemerintah kota dan kabupaten.
"Padahal kita bagian kesatuan RI kita, apakah pemerintah pusat, pemerintah daerah atau pemerintah kabupaten/ kota kita adalah pemerintah RI," dia mengatakan.
Dari info LKPP nan Prabowo kutip, konsolidasi pengadaan menghasilkan efisiensi 20,86% pada 2025. Diperkirakan akhir tahun ini menjadi 2026.
Prabowo memperkirakan penghematan hingga 30% dari shopping pengadaan sebesar Rp 1.200 triliun.
"Artinya, efisiensi dalam 1 tahun bisa mencapai 360 T, kita bisa membayangkan 20 miliar dolar ini bukan nomor nan mini kita bisa melakukan sangat banyak dengan Rp360 triliun dan ini adalah di tangan kita," kata Prabowo.
(npb/dce)
[Gambas:Video CNBC]

49 menit yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·