Cegah Tengkes, Kabupaten Tangerang Gandeng Swasta Perkuat Posyandu

2 jam yang lalu 13
Cegah Tengkes, Kabupaten Tangerang Gandeng Swasta Perkuat Posyandu (ki-ka) Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten Muhammad Faizal, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Director Of Community & Government Relations Lippo Land Darwin dan Anggota DPRD Kab. Tangerang Capt. Fikri Faiz Muhammad usai menggelar program in(Dok spesial )

PEMERINTAH Kabupaten Tangerang memperkuat pencegahan tengkes alias stunting dengan menggandeng sektor swasta dan kader posyandu. Kolaborasi diarahkan untuk menekan kasus sekaligus mencegah munculnya kasus baru. Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan support perusahaan melalui CSR membantu pemerintah memperluas intervensi di masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Insya Allah ini bisa menjadi contoh untuk perusahaan-perusahaan lain di Kabupaten Tangerang membantu di kecamatan lain nan memang terindikasi stunting-nya cukup tinggi,” kata Intan di Tangerang, Rabu (12/8).

Intan mengatakan nomor stunting di Kabupaten Tangerang telah berada di bawah rata-rata nasional. Namun, pemerintah wilayah menargetkan tidak ada kasus baru bermunculan hingga mencapai zero stunting.

Berdasarkan info Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang per Juli 2026, Kecamatan Curug menjadi salah satu wilayah dengan jumlah balita terindikasi stunting cukup tinggi, ialah sekitar 448 balita. Kecamatan Kelapa Dua tercatat mempunyai sekitar 364 balita nan terindikasi stunting. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 14.057 anak mengalami stunting sepanjang periode Januari hingga Juli 2026.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Banten Muhammad Faizal menjelaskan pencegahan stunting memerlukan keterlibatan pemerintah, bumi upaya dan masyarakat, termasuk kader posyandu.

“Ini bukan hanya membantu anak-anak balita, melainkan juga membantu kader-kadernya nan bekerja siang dan malam dengan sukarela agar mereka lebih semangat dan termotivasi,” kata Faizal.

Pihaknya meminta perusahaan, penanammodal dan developer di Kabupaten Tangerang ikut berkontribusi melalui CSR. Ia menyebut izin mengenai CSR telah tersedia sehingga implementasinya perlu terus diperkuat untuk mendorong keterlibatan dalam penurunan stunting.

“Regulasi sudah ada, perda CSR sudah ada di Kabupaten Tangerang. Tinggal implementasinya kita tingkatkan,” ujarnya.

Director of Community and Government Relations LippoLand Darwin mengatakan perusahaan berkomitmen mendukung program Pemkab Tangerang. Bantuan nan disalurkan meliputi timbangan, seragam kader, susu, bubur kacang hijau, dan biskuit.

“Ini simbolis saja. Satu posyandu kelak rencana 20-30 posyandu, apalagi Ibu Wakil bilang sampai 40. Itu nan kami lakukan bertahap,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat pencegahan stunting sekaligus memastikan anak nan terindikasi mendapat intervensi secara optimal. (E-4)

Selengkapnya