Chelsea Menang Atas Fulham, Robert Sanchez Jadi Sorotan Tajam

1 jam yang lalu 2
Chelsea Menang Atas Fulham, Robert Sanchez Jadi Sorotan Tajam Chelsea menang 3-2 atas Fulham di Liga Primer Inggris 2026/2027.(Dok. The Independent)

CHELSEA mengawali kampanye Liga Primer Inggris musim 2026/2027 dengan hasil positif setelah menumbangkan Fulham 3-2 di Craven Cottage, Selasa (25/8) WIB. Namun, kemenangan tipis tersebut menyisakan rapor merah bagi sektor penjaga gawang nan dianggap sebagai titik lemah utama The Blues saat ini.

Lini Depan Tajam, Lini Belakang Rapuh

Kemenangan Chelsea dipastikan melalui performa impresif trio lini depan mereka. Joao Pedro membuka kelebihan kilat hanya 31 detik setelah peluit kick-off dibunyikan. Morgan Rogers, nan melakoni debutnya setelah didatangkan dari Aston Villa senilai Rp2,3 triliun (£117 juta), turut menyumbang gol dan menciptakan lima kesempatan emas.

Cole Palmer melengkapi kemenangan dengan satu gol dan satu assist, menunjukkan kembalinya kebugaran sang bintang setelah sempat terganggu masalah bentuk selama 18 bulan terakhir.

Sayangnya, ketajaman lini depan tidak dibarengi dengan ketangguhan di bawah mistar. Robert Sanchez menjadi sorotan setelah melakukan kesalahan fatal pada menit ke-23.

Ia kandas mengantisipasi tembakan mendatar Josh King nan sebenarnya mempunyai nilai expected goals on target (xGoT) sangat rendah, ialah hanya 0,05. Bola nan semestinya mudah diamankan justru melewati tubuhnya dan berbuah gol penyama kedudukan bagi Fulham.

Kritik Pedas Carragher dan Neville

Kesalahan Sanchez bersambung di babak kedua saat dia kandas menepis bola tembakan Timothy Castagne dengan sempurna. Bola muntah justru jatuh ke area rawan nan kemudian disambar oleh Gonzalo Garcia. Penampilan tidak meyakinkan ini memicu kritik keras dari para pengamat sepak bola.

"Chelsea tidak bakal memenangi liga dengan Sanchez di gawang," tegas mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, sebagaimana dikutip dari Sky Sports.

Senada dengan Carragher, Gary Neville menekankan bahwa posisi penjaga gawang adalah akibat nan tidak boleh dibiarkan. "Mereka sudah memperkuat nyaris setiap posisi di lapangan, tetapi Anda tidak bisa mengambil akibat dengan penjaga gawang. Kiper nan bermain dalam tekanan dapat memengaruhi mentalitas keseluruhan tim," ujar Neville.

Respons Xabi Alonso

Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, memilih untuk bersikap diplomatis menanggapi performa kiper utamanya. Ia menegaskan bahwa pertimbangan bakal dilakukan secara kolektif, bukan hanya tertuju pada satu individu.

"Kami kudu menerima dan belajar dari kesalahan tersebut. Ini bakal menjadi sebuah proses. Semua lini, mulai dari penyerang hingga penjaga gawang, kudu tampil lebih baik dalam segala hal," kata Alonso.

Meski demikian, Alonso memberikan sinyal bahwa persaingan di posisi kiper tetap terbuka. Chelsea saat ini mempunyai kiper muda Mike Penders (21) nan baru kembali dari masa peminjaman di Strasbourg. Dengan bursa transfer nan tetap terbuka, manajemen Chelsea dihadapkan pada pilihan susah untuk mencari solusi instan di posisi kiper demi menjaga ambisi bersaing di papan atas klasemen Liga Primer Inggris.

Statistik Kunci Detail
Skor Akhir Fulham 2-3 Chelsea
Pencetak Gol Chelsea Joao Pedro, Morgan Rogers, Cole Palmer
xGoT Gol Josh King 0,05 (Peluang sangat rendah)
Debut Morgan Rogers 1 Gol, 5 Peluang Tercipta

(Ant/Z-10)

Selengkapnya