Cuaca Batam  Hari Ini Makin Kering, BMKG Ingatkan Bahaya Kebakaran Lahan

59 menit yang lalu 1
Cuaca Batam  Hari Ini Makin Kering, BMKG Ingatkan Bahaya Kebakaran Lahan Petugas memantau lahan nan terbakar di tengah kondisi cuaca kering di Batam.(MI/Hendri Kremer)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengingatkan masyarakat di Kepulauan Riau, khususnya Batam, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rimba dan lahan (karhutla). Imbauan tersebut disampaikan akibat kondisi cuaca Batam nan mulai kering dengan curah hujan nan semakin berkurang.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Hang Nadim Batam, Suratman, mengatakan kondisi lingkungan nan semakin kering dapat meningkatkan akibat kebakaran andaikan terdapat sumber api. Karena itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas nan berpotensi memicu munculnya titik api.

"Mari kita sama-sama menjaga lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, tidak membakar sampah alias semak sembarangan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta tidak membuka lahan perkebunan dengan langkah membakar," katanya, Kamis (13/8).

BMKG juga mengingatkan penduduk agar tidak melakukan pembakaran terbuka untuk membersihkan lahan. Vegetasi nan lebih kering berpotensi membikin api lebih mudah menyebar andaikan terjadi kebakaran.

Selain ancaman karhutla, kondisi cuaca kering juga perlu diantisipasi dari sisi kesehatan. Masyarakat disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan pada siang hari dan memperbanyak konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi.

Warga juga diimbau menggunakan air secara bijak mengingat curah hujan mulai berkurang. Penggunaan air seperlunya dinilai krusial untuk menjaga kesiapan persediaan air selama periode kering.

Secara nasional, BMKG menyebut kondisi kering tetap bersambung pada periode 11–17 Agustus 2026. Fenomena El Niño nan kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) nan condong positif turut berkontribusi terhadap berkurangnya suplai hujan. BMKG juga mencatat sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim tandus sehingga akibat kekeringan dan karhutla perlu diwaspadai.

Sementara itu, pemantauan BMKG di Bandara Hang Nadim pada Kamis (13/8/2026) pukul 14.30 WIB menunjukkan kondisi Batam berawan dengan suhu 32 derajat Celsius, jarak pandang sedikitnya 10 kilometer, dan angin dari tenggara dengan kecepatan 14,8 kilometer per jam. (H-4)

Selengkapnya