Dua dari empat armada Damkar Bangka nan berumur tua.(MI/Rendy Ferdiansyah)
KETERBATASAN sarana menjadi hambatan nan di hadapi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bangka, dalam upaya Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Untuk itu, upaya pemadaman secara secara manual menjadi pilihan di tengah keterbatasan sarana pemadaman.
Plt Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Bangka, Achmad Suherman mengatakan saat ini sarana pemadaman Kebakaran di Bangka ada 4 unit.
Dari empat unit Mobil Damkar tersebut awalnya semua dalam kondisi rusak. Namun hari ini ada dua sudah selesai perbaikan.
"Hari ini dua armada kita sudah selesai perbaikan dan bisa di gunakan untuk pemadaman karhutla,"Kata Suherman Jumat (14/8).
Kendati dua armada sudah di perbaiki tetap tetap belum bisa maksimal, lantaran kondisi sudah tua,"empat mobil damkar kita ini, usianya sudah tua, jadi Kendati di perbaikan tetap kurang maksimal,"ungkapnya.
Untuk itu di tengah tingginya kejadian karhutla setiap hari, upaya pemadaman secara manual tetap menjadi pilihan.
"Anggota kami di lapangan selalu memaksimalkan pemadaman secara manual, bai itu dengan semprotan tangan maupun rantin-ranting pohon,"terangnya.
Ia mengaku hingga saat ini sudah ada 200 titik Karhutla tersebar di sejumlah kecamatan di Bangka dengan luasan mencapai 300 hektar lebih.
"Total lahan terbakar di kita hingga saat ini mencapai 300 hektar, dan ini bakal terus bertambah, karena dalam sehari setidaknya ada 4 hingga 10 kali kejadian Karhutla,"ucapnya. (H-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·