Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan

1 hari yang lalu 3
ARTICLE AD BOX

loading...

Sekjen DPP Perempuan Bangsa, Nur Nadlifah menegaskan bahwa peningkatan keterwakilan wanita kudu menjadi komitmen berbareng seluruh pemangku kepentingan. Foto/Ist

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Perempuan Bangsa, Nur Nadlifah menegaskan bahwa peningkatan keterwakilan wanita kudu menjadi komitmen berbareng seluruh pemangku kepentingan. Sehingga tidak hanya menjadi tanggung jawab partai politik.

Nur Nadlifah menyampaikan perihal itu saat menghadiri Sarasehan dan Dialog Perempuan Nasional bertema "Dari Representasi ke Kekuasaan: Roadmap 30% Perempuan dalam Pengambilan Kebijakan Nasional" nan diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).

Baca juga: MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi

"Komitmen terhadap keterwakilan wanita di beragam sektor kudu menjadi komitmen bersama. PKB dan partai politik lainnya telah berupaya menjalankan afirmasi tersebut, tetapi itu belum cukup andaikan tidak diikuti komitmen dari seluruh pihak. Semakin besar keterwakilan perempuan, semakin besar pula kesempatan terwujudnya kesetaraan serta terjaminnya hak-hak wanita nan selama ini tetap kerap berada di posisi marginal," ujar Nadlifah di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (27/6/2026).

Selengkapnya