Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.(MI/Ihfa Firdausya)
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi keluhan publik mengenai banyaknya masyarakat ekonomi rendah nan justru masuk dalam kategori desil 9 dan 10. Purbaya memastikan pemerintah tengah melakukan perbaikan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar penyaluran support lebih akurat.
Purbaya mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran nan cukup besar kepada Badan Pusat Statistik (BPS) untuk keperluan tersebut. Total anggaran untuk DTSEN dan sensus pada tahun ini mencapai sedikit di atas Rp7 triliun.
"Mereka minta waktu awal-awal tahun penambahan anggaran, kita penuhi untuk memastikan DTSEN bagus. Jadi tahun depan semestinya sih bakal lebih baik. Kalau salah satu-dua kan biasanya selalu ada jika di survei. Tapi saya harapkan tahun depan lebih rapi," ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (26/8).
Persoalan kecermatan desil ini menjadi krusial mengingat pemerintah berencana melakukan pembatasan BBM jenis Pertalite. Program tersebut rencananya bakal menyasar masyarakat kelas atas nan berada di golongan desil 9 dan 10. Purbaya menegaskan sistem pembatasan tetap disiapkan dan baru bakal dijalankan jika sudah betul-betul siap.
Menanggapi kasus desil nan tidak sesuai di lapangan, Menkeu menyatakan bakal melakukan penanganan secara khusus. "Kalau ada masalah, katakan belum sampai DTSEN nan baru keluar, kita bakal handle case by case," jelasnya.
Sebelumnya, kritik tajam datang dari Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Aspirasi), Mirah Sumirat. Ia melaporkan banyak pekerja nan kondisi ekonominya tetap alias apalagi terbeban, namun posisi desilnya justru naik secara sistem.
Mirah mengkhawatirkan perubahan desil nan tidak jeli ini bakal menghapus nama masyarakat miskin dari daftar penerima bantuan sosial (bansos). Ia mendesak pemerintah agar sistem info tidak justru merugikan rakyat nan membutuhkan.
"Jangan sampai rakyat miskin kalah oleh nomor dan kalah oleh sistem," tegas Mirah dalam keterangannya, Senin (24/8). (Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·