Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan ekonomi Indonesia tetap berdiri tegak di tengah tantangan keadaan dunia. Seperti diketahui, kondisi bumi tidak menentu seiring dengan kenaikan nilai daya akibat perang, suku kembang dunia tinggi dan nilai tukar beragam negara nan tertekan dan ketengangan politik.
Namun di tengah tekanan, ekonomi Indonesia bisa tetap tumbuh tinggi dalam semester I-2026. Torehan keahlian ekonomi ini, menurut Prabowo, merupakan pertumbuhan tertinggi dalam 13 tahun terakhir.
"Namun di tengah tekanan, dan ketidakpastian dunia tsb, kita berterima kasih perekonomian kita tetap berdiri tegak, ekonomi kita pada semester I tahun ini, tumbuh tertinggi dalam 13 tahun terakhir," ujar Prabowo, dalam Pidato Presiden RI dalam Rangka Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan, di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, CNBC Indonesia (14/8/2026).
Ekonomi Indonesia pada kuartal II 2026 tumbuh sebesar 5,29% secara tahunan (yoy), membawa total pertumbuhan semester I-2026 ke nomor 5,45%.
Hasil ini, kata Prabowo, adalah bukti bahwa Indonesia tidak memilih antara pertumbuhan dan kehati-hatian. Indonesia memilih keduanya.
"Kita tidak memilih antara membantu rakyat dan menjaga APBN, kita melakukan kedua-duanya, ketua dan anggtota dewan, bumi memandang dan memantau sikap kita," tegasnya.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

1 jam yang lalu
4








English (US) ·
Indonesian (ID) ·