Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto.(Dok. Antara)
PELATIH PSMS Medan, Eko Purdjianto, memberikan pertimbangan mendalam setelah timnya menelan kekalahan telak 1-4 dari Persija Jakarta pada laga Grup B Piala Presiden 2026. Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (1/8), sektor pertahanan dalam mengantisipasi bola mati menjadi sorotan utama sang pelatih.
Eko mengakui bahwa skema bola meninggal musuh menjadi momok bagi anak asuhnya. Kekalahan ini menjadi bahan pelajaran berbobot bagi tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut dalam masa persiapan pramusim.
"Selamat buat Persija nan menang 4-1. Ke depan kami bakal memperbaiki kelemahan, terutama dari bola-bola servis nan beberapa kali membikin kami kebobolan," ujar Eko dilansir dari Antara, Sabtu (1/7).
Eksperimen Taktik dan Kendala Cedera
Kekalahan PSMS juga dipengaruhi oleh keterbatasan pilihan pemain di lini belakang. Eko menjelaskan bahwa dirinya terpaksa melakukan perubahan strategi lantaran beberapa bek kanan utama tidak dapat diturunkan akibat cedera.
Salah satu penelitian nan dilakukan adalah menempatkan Ikhsan Chan sebagai bek kanan pada awal laga. Namun, pada babak kedua, Ikhsan dikembalikan ke posisi aslinya sebagai sayap kiri untuk meningkatkan daya serang.
"Ikhsan lebih bagus bermain di depan, terutama di sayap kiri. Dari perubahan itu juga lahir proses gol nan kami cetak," tambah Eko.
Pematangan Tim Menuju Liga 2
Meski meraih hasil negatif, Eko menegaskan bahwa Piala Presiden 2026 merupakan arena krusial untuk menguji seluruh pemain. Turnamen pramusim ini dimanfaatkan sebagai sarana pertimbangan dan pemantapan komposisi tim sebelum mereka mengarungi kejuaraan Liga 2 musim mendatang.
Menurutnya, menghadapi lawan-lawan berbobot di fase grup memberikan gambaran nyata mengenai kesiapan tim. Ia juga memuji perkembangan kualitas turnamen pramusim nan dinilai semakin menarik bagi penikmat sepak bola nasional.
Senada dengan pelatih, pemain PSMS Asyraq Gufran mengakui hasil di lapangan memang belum sesuai harapan. Namun, dia meminta rekan-rekannya tetap konsentrasi pada proses pembentukan tim nan sedang berjalan.
"Kami tetap berproses dan berambisi ke depan bisa lebih baik lagi serta mencapai sasaran di Liga 1," tegas Gufran. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara serta suporter PSMS nan telah memberikan support langsung di Stadion GBT. (Ant/Z-10)








English (US) ·
Indonesian (ID) ·