loading...
Ketua Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), Din Syamsuddin berambisi Presiden Prabowo membuka pertemuan 100 cerdas pandai Indonesia-Malaysia. Foto/SIndoNews/yuwantoro winduajie
JAKARTA - Sekitar 100 cendekiawan dari Indonesia dan Malaysia bakal berkumpul dalam Persidangan Kedua Majelis Cendekiawan Madani Malaysia-Indonesia (Madani Malindo). Pertemuan tersebut rencananya digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada 20-23 Agustus 2026.
Ketua Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), Din Syamsuddin mengatakan, forum tahunan nan telah memasuki penyelenggaraan kedua ini bermaksud mempertemukan para cerdas pandai dari kedua negara untuk mempererat silaturahmi sekaligus berganti pendapat mengenai konsep negara madani.
"Ini disebut persidangan tahunan dan ini kali kedua dari Majelis Cendekiawan Madani Malaysia-Indonesia alias Madani Malindo nan mempertemukan sekitar 99 cerdas pandai dari kedua negara," kata Din, Kamis (13/8/2026).
Baca juga: Indonesia Tuan Rumah Konferensi MHM Tingkat Asia Tenggara, Bahas Agama dan Perubahan Iklim
Menurut Din, tema utama nan bakal dibahas dalam persidangan tersebut adalah wawasan negara madani nan digagas Perdana Menteri Malaysia Dato' Seri Anwar Ibrahim. Ia menilai konsep tersebut mempunyai kesamaan dengan nilai-nilai nan terkandung dalam Negara Pancasila.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·