Jakarta, CNBC Indonesia- Belanja pemerintah menjadi salah satu komponen nan menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia, dimana realisasi shopping pemerintah ditujukan untuk menjaga daya beli, stabilisasi Harga hingga meningkatkan produktivitas dan pembuatan lapangan kerja nasional.
Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro menilai shopping pemerintah sudah cukup sukses diakselerasi pada awal tahun sehingga pada Kuartal I dan II-2026 bisa berakibat pada pertumbuhan ekonomi termasuk berefek ke sektor swasta. Namun shopping pemerintah tetap menghadapi tantangan mengenai sumber pembiayaan nan berasal dari penerimaan pajak lantaran mengenai arah penerimaan negara.
Dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi seperti Vietnam, Malaysia dan Thailand maka saat shopping pemerintah mulai direm maka aspek ekspor dan investasi kudu terus didorong. Hal ini dapat dicapai jika pemerintah konsistensi menjaga kebijakan hingga suasana investasi nan meningkatkan kepercayaan pengusaha.
Seperti apa ahli ekonomi memandang tantangan dan daya tahan ekonomi RI? gimana upaya nan dibutuhkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi agar lebih tinggi dari nomor 5% dan mengerek pendapatan per kapita Indonesia lewat sector manufaktur dan perkebunan? Selengkapnya simak perbincangan Shania Alatas dengan Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Andry Asmoro dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Kamis, 13/08/2026)

39 menit yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·