Ketua Umum PASPROBO Saiful Chaniago(Dok spesial )
PERNYATAAN Mantan Menteri Komunikasi dan Digital Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo mengenai wacana "Perubahan Sebelum 2029" menuai kecaman.
Pernyataan tersebut dinilai seolah-olah mengarah pada upaya melengserkan Presiden Prabowo Subianto dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, Rabu (26/8).
Ketua Umum PASPROBO Saiful Chaniago mengutuk keras pernyataan tersebut. Ia menilai pernyataan dari mantan pejabat negara itu tidak layak dilontarkan di ruang publik lantaran dapat ditafsirkan sebagai upaya menggoyang legitimasi pemerintahan nan sah.
"Budi Arie didesak untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik," ujar Saiful.
Ia juga mengingatkan agar setiap pernyataan nan menyangkut kehidupan bernegara tetap berpijak pada konstitusi dan prinsip-prinsip demokrasi, bukan pada narasi nan menimbulkan perpecahan.
Lebih lanjut, Saiful mendorong Budi Arie memahami secara utuh konstitusi negara. Menurutnya, perihal itu mencakup sistem ketatanegaraan serta batas-batas etika nan kudu dijaga seorang mantan pejabat dalam menyampaikan pandangan politiknya.
Saiful juga mendesak Budi Arie menjelaskan maksud dan konteks pernyataannya secara gamblang. Penjelasan itu dinilai krusial agar tidak terjadi multi tafsir nan dapat memperkeruh situasi politik nasional.
Selain klarifikasi, dirinya juga mendorong Budi Arie menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat andaikan pernyataannya dinilai telah menimbulkan keresahan, salah tafsir, alias kegaduhan.
“Publik berkuasa mendapatkan penjelasan nan terang, terutama ketika menyangkut konstitusi dan legitimasi kepemimpinan nasional," tegasnya. (E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·