Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi enggan patah arang sebelum berjumpa Singapura dan Yordania di babak penyisihan Srikandi Merdeka Cup 2026.
Kubu tuan rumah tak memetik hasil maksimal usai kalah 0-2 dari Thailand pada laga pembuka Grup B Srikandi Merdeka Cup 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (15/8).
Takluk pada laga pertama, pembimbing asal Jepang itu berkeinginan mengangkat timnya dari dalam jurang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benar bahwa laga ini sangat berat bagi kami. Pemain tentu kecewa tapi kami tidak boleh berpikir negatif. Kami kudu berpikir positif lagi dan bersiap-siap untuk laga berikutnya [lawan Singapura dan Yordania]," kata Taniguchi dalam sesi bertemu pers selepas laga.
Putri Nusantara bakal menghadapi Singapura pada Senin (17/8) pukul 15.00 WIB dan melawan Yordania pada Rabu (19/8) pukul 20.00 WIB.
Meski kalah, ahli strategi 23 tahun itu tetap memandang aspek positif dari Dian Aprilia dan kawan-kawan. Ia merasa timnya punya potensi untuk memetik hasil lebih baik.
"Tentu saat ini pemain berpikir bahwa menjalani pertandingan bakal sulit. Tapi ketika saya memandang wajah mereka, saya percaya mereka punya kepercayaan diri," ujarnya.
"Para staf dan pemain punya kepercayaan itu. Kami tidak berakhir untuk melangkah ke laga berikutnya. Tentu dari segi mental, bentuk dan lainnya kudu kami tingkatkan," dia menambahkan.
Lebih lanjut, Taniguchi nan juga asisten pembimbing Timnas Indonesia Putri memandang timnya berbobot dari segi pertahanan. Walaupun kebobolan dua gol musuh Thailand, Taniguchi berpikir bahwa ketebalan tembok pertahanannya cukup tinggi menghadapi tim sekuat Thailand.
"Thailand adalah tim besar di Asia. Tapi saya memandang pemain kami bekerja keras dalam bertahan. Kami bisa saja kebobolan tiga gol di pertandingan tadi," ucapnya.
(ikw/nva)

1 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·