Kudus, CNN Indonesia --
Aksen Betawi-Bekasi meluncur mulus dari lisan Jezlyn Kayla Azkha, pemain Indonesia Garuda Pertiwi saat hendak diwawancara selepas laga babak penyisihan Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026.
Pembawaannya santai, tak nampak ada gestur gugup setelah sorot kamera mengarah ke wajah. Bersama saudari kembarnya, Jazlyn Kayla Firyal, mereka cuap-cuap membahas topik ringan berbareng CNN Indonesia di Supersoccer Arena, Kudus.
"Ini ngomongnye ke mane, Bang?" kata Jezlyn saat bertanya kudu menatap ke arah kamera alias ke pewawancara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jazlyn dan Jezlyn merupakan atlet kelahiran Jakarta pada 26 Oktober 2010. Meski lahir di ibukota, dengan bangga mereka menyebut Bekasi sebagai asalnya.
"Asli Bekasi, Bang," ucap Jazlyn dan Jezlyn berbarengan kepadaCNNIndonesia.com.
Sejak mini tumbuh bersama, Jazlyn dan Jezlyn juga tak terpisahkan di level akademi Roket FC, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Mereka pun seakan jadi dwitunggal di Indonesia Garuda Pertiwi selama Srikandi Merdeka Cup 2026.
Kebetulan posisi Jazlyn dan Jezlyn berbeda di lapangan. Jaz, panggilan berkawan Jazlyn merupakan bek tengah sedangkan Jez, sapaan Jezlyn, pemain depan. Mereka menyebut, perbedaan itu buah dari ketidaksengajaan.
"Itu dari SSB-nya saja sih, kebetulan saya punya postur lebih tinggi dan Jez di depan. Jadi agar bisa saling melengkapi," kata Jazlyn.
Meski ditempatkan di lini belakang, hatikecil mencetak golnya brilian. Jazlyn mencetak brace dalam pesta gol 7-0 atas Arab Saudi Putri U-16 pada laga pembuka Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026.
Namun sumbangsih dua gol sekaligus menyabet predikat pemain terbaik di laga perdana tak membikin Jazlyn jemawa. Begitu juga dengan Jezlyn nan sama-sama mau membawa wangi nama Indonesia di panggung internasional.
"Pastinya semua tim punya sasaran juara. Target di sini adalah menang musuh Arab Saudi, Malaysia, Hong Kong, dan bisa sampai babak final terus juara," ucap Jazlyn.
(ikw/jal)

1 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·