Festival musik di Ancol nan viral di media sosial akibat tantangan alias challenge promosi minuman beralkohol nan diduga menistakan agama(Antara Foto)
ANGGOTA Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Dini Rahmania, mengecam tindakan promosi minuman beralkohol merek Newport nan menggunakan gimmick hafalan ayat suci Al-Qur'an saat festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara.
Dini menegaskan segala corak ekspresi produktivitas maupun aktivitas pemasaran di ruang publik wajib menghormati nilai-nilai keagamaan serta norma norma nan bertindak di tengah masyarakat. Bukan justru menodai simbol suci keagamaan.
"Yang dipertontonkan adalah mahfuz Al-Qur’an dengan hadiah minuman beralkohol. Ini sangat tidak layak dan melukai emosi umat Islam," kata Dini melalui keterangannya, Kamis (13/8/2026).
Masyarakat dan generasi muda, kata dia, pada dasarnya sangat mendukung penyelenggaraan aktivitas intermezo seperti pagelaran musik. Namun, dia mengingatkan agar aspek komersial dan promosi produk tidak menerabas pemisah kepatutan.
Ia meminta pihak penyelenggara aktivitas maupun pemilik merek untuk memperketat sistem pengawasan internal terhadap seluruh aktivitas promosi di stan pameran agar tidak timbul kegaduhan di kemudian hari.
"Masyarakat pada dasarnya terbuka terhadap kreativitas. Namun, kesucian kepercayaan tidak semestinya dijadikan gimik pemasaran. Jangan sampai setelah viral dan masyarakat marah, baru kemudian menyadari ada nan salah," ujar Legislator NasDem tersebut.
Meskipun pembawa aktivitas (MC) di stan mengenai beserta panitia penyelenggara pagelaran telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, Dini menegaskan perihal tersebut kudu diiringi dengan tindakan pertimbangan konkret.
Ia berambisi peristiwa ini menjadi pelajaran berbobot bagi seluruh pelaku industri imajinatif dan penyelenggara aktivitas agar senantiasa menjaga keberagaman, etika, dan nilai-nilai luhur kepercayaan dalam setiap aktivitas publik.
"Kami mengapresiasi permohonan maaf nan disampaikan, namun itu kudu diikuti pertimbangan serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang," pungkasnya. (H-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·