Dua Pelanggaran Keras, Romero Bersih Kartu di Argentina vs Cape Verde

3 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX

Jakarta, CNN Indonesia --

Di kembali kemenangan Argentina atas Cape Verde pada 32 besar Piala Dunia 2026 terdapat misteri Cristian Romero nan mengakhiri pertandingan tanpa kartu.

Romero merupakan salah satu bek tengah nan menjadi starter di timnas Argentina. Pemain Tottenham Hotspur itu bertandem dengan Lisandro Martinez di jantung pertahanan Argentina.

Pemain 28 tahun itu tampil cukup solid di lini belakang. Dalam pertandingan sepanjang 120 menit, pemain nan punya panggilan Cuti itu melakukan sembilan duel dan memenangi enam di antaranya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu mantan pemain Juventus tersebut juga memenangi satu dari dua tekel, tiga intersep, dan satu sapuan.

Dalam atribusi menyerang, Romero ikut andil dalam gol ketiga Argentina nan tercatat sebagai bunuh diri Edilson Diney.

Permainan lugas Romero juga menyedot perhatian lantaran ada tindakan nan cukup keras.

Yang pertama terjadi pada menit ke-58 ketika Romero menghentikan upaya serangan Laros Duarte. Terlihat Romero menjegal kaki gelandang Cape Verde tersebut dan wasit pun meniup peluit tanda pelanggaran, tetapi tidak ada kartu melayang dari saku wasit Drew Fischer.

Sementara tindakan keras Romero nan kedua terjadi pada pengujung babak pertama. Kali ini Romero mengganjal Jamiro Monteiro di tengah lapangan. Lagi-lagi wasit meniup peluit dan menyatakan pelanggaran, namun tidak ada kartu.

Romero bermain 120 menit dan menyudahi pertandingan bersih tanpa kartu.

Banner Gempita Bola 2026

Selanjutnya Argentina bakal menghadapi Mesir pada laga 16 besar. Romero berkesempatan kembali tampil sebagai pemain inti, berpasangan dengan Lisandro Martinez.

Dalam laga fase grup, Romero bermain dua kali. Romero menjadi pemain inti saat menghadapi Aljazair dan Austria. Setelah itu Romero hanya duduk sebagai pemain persediaan dalam laga melawan Yordania.

[Gambas:Video CNN]

(nva/ptr)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya