Ekonomi RI Tumbuh 5,29% Kuartal II-2026, Lampaui Era Sebelum Covid-19

1 jam yang lalu 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Chief Economist PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Leo Putera Rinaldy menganggap ekonomi Indonesia nan tumbuh 5,29% pada kuartal II-2026 menandakan roda perekonomian tanah air tetap cukup solid.

"Kalau kita lihat nomor pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 nan tumbuh 5,29% secara tahunan (year-on-year/yoy), saya melihatnya tetap solid," kata Leo dalam Power Lunch CNBC Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya, secara rata-rata Indonesia tetap lebih baik, lantaran tumbuhnya berada sekitar 5%.

"Kalau kita bandingkan dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang di kuartal II-2026, itu rata-ratanya hanya 3%. Jadi tumbuh 5,29% dalam dunia environment seperti saat ini itu sudah bagus sekali," lanjut Leo.

Pihaknya juga menjelaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 juga sudah lebih baik dari sebelum pandemi Covid-19. Pada kuartal II-2018 ekonomi RI tumbuh 5,27% dan pada kuartal II-2017 apalagi hanya 5,01% yoy

"Jadi pertumbuhan 5,3% ini tetap lebih tinggi dibandingkan rata-rata sebelum pandemi," terang Leo.

Leo menambahkan info ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 memang terlihat menurun jika dibandingkan dengan kuartal I-2026, lantaran adanya penurunan konsumsi masyarakat setelah dua hari besar keagamaan terjadi di kuartal I-2026, ialah Ramadan dan Lebaran Idul Fitri.

"Kalau kita lihat PDB dari sisi pengeluaran, nomor pertumbuhan ekonomi 5,6% di kuartal I-2026 ke 5,3% di kuartal II-2026 itu lantaran ada sebagian pengaruh dari normalisasi, lantaran adanya low base terutama di sisi konsumsi swasta, mengingat ada Ramadan dan Lebaran di kuartal I-2026," ujar Leo.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya