Emas Olimpiade dan Kado Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia

1 jam yang lalu 3
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Olahraga Indonesia di Olimpiade sering berprestasi bertepatan dengan bulan kemerdekaan Republik Indonesia. Berikut 10 momen berhistoris olahraga Indonesia di Olimpiade nan sering dikaitkan dengan 'kado' HUT Kemerdekaan Indonesia.

Ajang multi-cabang seperti Olimpiade rutin digelar pada musim panas. Hal ini membikin beberapa bagian olahraga meraih prestasi pada bulan kemerdekaan, Agustus.

Sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di Olimpiade, sederet atlet tercatat mempersembahkan lencana nyaris berbarengan dengan seremoni kemerdekaan. Berikut lima di antaranya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Susy Susanti Cetak Emas Pertama Indonesia

Susy Susanti debut di Olimpiade pada 1992. Dalam Olimpiade di Barcelona, Spanyol itu Susy menjadi peraih lencana emas pertama Indonesia dan emas pertama bagian olahraga bulutangkis

Medali emas itu diraih Susy pada 4 Agustus 1992 alias tak sampai dua pekan sebelum peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-47. Susy mengalahkan atlet Korea Selatan, Bang Soo Hyun.

2. Alan Budi Kusuma Lengkapi Emas Barcelona

Pada hari nan sama Susy meraih emas, Alan Budi Kusuma juga menyumbangkan sejarah. Alan meraih lencana emas dari nomor tunggal putra bulutangkis Olimpiade Barcelona 1992.

Alan mengalahkan sesama tunggal putra Indonesia, Ardy B Wiranata pada partai final. Keberhasilan Alan dan Susy meraih emas di hari nan sama ini jadi sejarah besar Indonesia di Olimiade.

3. Ricky/Rexy Mengawali Agustus dengan Emas Olimpiade

Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky mengawali bulan Agustus cengkir eemas Olimpiade Atlanta. Laga final dobel putra saat itu digelar 1 Agustus 1996 waktu setempat.

Di babak final, Ricky/Rexy mengalahkan Cheah Soon Kit/Yap Kim Hock, 5-15, 15-13, 15-12. Ini jadi emas ketiga Indonesia di Olimpiade dan emas pertama untuk nomor dobel putra

4. 'Kado Telat' Candra/Tony

Candra Wijaya/Tony Gunawan memberikan bingkisan untuk ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia di bulan September. Hal itu lantaran Olimpiade 2000 digelar di bulan September, tidak di bulan Agustus seperti lainnya.

Pada final nan digelar 21 September, Candra/Tony menang atas Lee Dong-Soo/Yoo Yong-Sung 15-10, 9-15, 15-7.

5. Taufik Hidayat Berjaya di Athena

Taufik Hidayat memberikan bingkisan kemerdekaan untuk HUT Republik Indonesia di 21 Agustus, empat hari setelah Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia.

Pada laga final, Taufik menaklukkan Shon Seung-mo dengan skor 15-8, 15-7. Secara keseluruhan, Taufik hanya kehilangan satu set dalam perjalanan menuju juara.

6. Kido/Hendra Rebut Emas di Kandang Macan

Markis Kido/Hendra Setiawan menjaga tradisi emas dengan memenangkan Olimpiade Beijing 2008. Dalam laga final nan digelar 16 Agustus 2026, Kido/Hendra sukses mengalahkan Cai Yun/Fu Haifeng.

Meski sempat kalah di gim pertama dengan skor telak 12-21, Kido/Hendra bisa bangkit di dua gim berikutnya. Kido/Hendra menang 21-11 di gim kedua lampau merebut gim penentuan dengan skor 21-16.

7. Tontowi/Liliyana Kembalikan Tradisi Emas Tepat 17 Agustus

Setelah sempat terputus di Olimpiade London 2012, tradisi emas Indonesia di Olimpiade kembali bersambung di Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir jadi sosok nan mempersembahkan emas Olimpiade.

Tontowi/Liliyana mengalahkan wakil Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 21-14, 21-12 pada final nan digelar 17 Agustus waktu setempat. Tontowi/Liliyana resmi jadi juara tanpa kehilangan satu gim pun di Rio de Janeiro.

8. Greysia Polii/Apriyani Rahayu Raih Emas Tokyo

Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu mempersembahkan lencana emas dalam Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang pada 2021. Emas ini diraih pada 2 Agustus, 15 hari jelang hari kemerdekaan.

Ini lencana emas pertama Indonesia dari nomor dobel putri sepanjang sejarah Olimpiade. Kemenangan Greysia/Apriyani ini menjadi pelipur lara di tengah pandemi Covid-19 nan sedang melanda.

9. Veddriq Leonardo Buka Keran Emas Paris

Cabang olahraga panjat tebing memberi kejutan dalam Olimpiade 2024 di Paris, Prancis lewat penampilan Veddriq Leonardo. Atlet asal Kalimantan Barat itu merih emas nomor speed putra.

Medali emas Veddriq ini diraih pada 8 Agustus dan menjadi nan pertama bagi Indonesia di Paris. Veddriq mempersembahkan emas ini untuk HUT Kemerdekaan RI ke-79.

10. Rizky Juniansyah Cetak Rekor Dunia

Sehari setelah kejutan Veddriq, giliran lifter muda Rizky Juniansyah nan mempersembahkan lencana emas dalam Olimpiade 2024. Rizky meraih lencana emas nomor 73 kilogram putra.

Medali emas tersebut diraih pada 8 Agustus. Ini menjadi lencana emas pertama Indonesia dari bagian olahraga angkat besi. Rizky apalagi memecahkan rekor bumi untuk angkatan clean and jerk. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/ptr/rhr)

Selengkapnya