Fajar/Fikri Lewati Babak 32 Besar dengan Mulus

53 menit yang lalu 1
Fajar/Fikri Lewati Babak 32 Besar dengan Mulus Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengawali perjuangan di Kejuaraan Dunia BWF 2026.(Dok. PBSI)

Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengawali perjuangan di Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Ganda putra Indonesia nan ditempatkan sebagai unggulan kedua itu menundukkan wakil Prancis Eloi Adam/Leo Rossi dua gim langsung 21-14, 21-13 pada babak 32 besar di New Delhi, India, Rabu (19/8).

Fajar/Fikri tampil penuh kendali sejak awal pertandingan. Mereka tidak memberi banyak ruang kepada Adam/Rossi untuk mengembangkan permainan garang nan menjadi salah satu kekuatan pasangan Prancis tersebut. Fajar mengaku sudah mempunyai gambaran mengenai karakter musuh sebelum pertandingan. 

"Kalau dari segi teknik, mungkin sedikit banyak kami sudah memahami karakter lawan. Mereka pernah berjumpa Sabar/Reza di Thomas Cup dan kami terus mempelajari pertandingan itu," kata Fajar.

"Mereka juga pernah berlatih di pelatnas selama dua minggu beberapa waktu lalu. Jadi, setidaknya kami sudah mengetahui gerakan, penempatan bola, dan kebiasaan lainnya. Kami selalu mewaspadai hal-hal itu," lanjutnya.

Fajar/Fikri tidak hanya mengandalkan pembacaan permainan. Mereka juga berupaya mematikan agresivitas Adam/Rossi sejak awal.

Strategi tersebut kemudian melangkah efektif. Fajar/Fikri bisa menjaga kelebihan hingga pertandingan berhujung tanpa kehilangan satu gim pun.

Dari sisi kondisi pertandingan, Fajar menyebut tidak ada hambatan berarti. Faktor arah angin menjadi salah satu perihal nan kudu mereka sesuaikan, tetapi tidak sampai mengganggu jalannya pertandingan.

"Secara keseluruhan dari pertandingan pertama, kami tidak menemukan masalah apa-apa. Mungkin hanya arah angin dan lain-lain nan kudu disesuaikan," tutur Fajar.

Kemenangan ini juga menjadi lanjutan dari tren positif Fajar/Fikri. Sebelumnya, mereka sukses merebut gelar Jepang Terbuka dan Tiongkok Terbuka. Rentetan hasil tersebut membikin ekspektasi terhadap mereka meningkat.

Fajar berambisi keberhasilan di dua turnamen tersebut tidak berubah menjadi tekanan. Ia justru mau menjadikannya sebagai tambahan motivasi.

"Semoga ekspektasi setelah menjuarai Jepang dan Tiongkok Terbuka tidak terlalu membebani kami. Kami mau menjadikannya sebagai tambahan semangat dan tambahan percaya diri," kata Fajar.

Pertandingan tersebut menjadi penampilan pertama duet Fajar dan Fikri di Kejuaraan Dunia sebagai pasangan. Fikri menyadari Kejuaraan Dunia merupakan turnamen dengan level berbeda. Sebab itu, mereka mau konsentrasi laga demi laga.

"Ini pertama kali kami bermain di Kejuaraan Dunia sebagai pasangan. Tidak ada nan dibicarakan secara lebih spesifik. Dari kemarin saat latihan, saya lebih mencoba untuk fokus," ujar Fikri.

"Karena ini major event, semua bisa terjadi. Kami mau menikmati setiap momennya," tegasnya. (Z-10)

Selengkapnya