Banjir bertahun-tahun di Kampung Bulak, Cipayung, Depok, tiba-tiba surut. Ada apa?
Petugas Satgas SDA PUPR kota Depok memasang bronjong batu kali di letak jejak banjir nan sekarang tiba-tiba mengering di Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis, (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Banjir nan selama bertahun-tahun menggenangi Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, sekarang mulai surut. Pemerintah Kota Depok tetap melakukan normalisasi sungai dan perbaikan prasarana untuk memastikan akses penduduk kembali berfungsi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Pantauan CNBC Indonesia di RT 4, RW 8, Bulak Barat, Cipayung, terlihat petugas Satgas Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kota Depok tengah memasang bronjong berisi batu kali di area jejak genangan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Petugas mengangkut batu kali dan memasukkannya ke dalam kawat baja galvanis nan berukuran 2 meter. Bronjong tersebut berfaedah menahan lumpur agar tidak kembali menutup badan jalan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Rumah penduduk nan sebelumnya berada di area tersebut sekarang sudah tidak terlihat dan dikosongkan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Dua unit ekskavator dikerahkan untuk mengeruk sungai. Gundukan tanah di sekitar letak merupakan material hasil pengerukan. Kondisi ini membikin jembatan nan menghubungkan area tersebut tetap belum dapat dilintasi lantaran tertutup lumpur. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Warga sekitar menyambut baik penanganan tersebut. Mereka berambisi akses nan selama berbulan-bulan tertutup banjir dapat segera kembali dilalui. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Sudah kurang lebih 4 tahun jalan ketutup banjir penduduk jadi memilih mutar jauh lewat pasir putih." Katanya kepada CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sebelumnya, Wali Kota Depok Supian Suri meminta maaf kepada penduduk Kampung Bulak Barat nan terdampak banjir bertahun-tahun. Dalam pernyataannya nan dikutip Detikcom, Supian mengatakan pemerintah terlebih dulu menangani persoalan sampah nan menjadi salah satu masalah di area tersebut. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Saya minta maaf nan sebesar-besarnya kepada penduduk Kampung Benda nan beberapa kali sering ngerasain kebanjiran," ujar Supian melalui akun IG resminya, @bangsupians, Senin (11/5) dikutip Detikcom. Supian menyebut Pemkot Depok bakal mengeruk sungai dan merevitalisasi jembatan sebagai langkah jangka pendek untuk mengatasi banjir. Sementara itu, pemerintah menargetkan pengelolaan sampah menjadi daya listrik mulai awal 2028. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

57 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·