Jakarta, CNN Indonesia --
Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) Ferry Paulus memberi penjelasan usai dipanggil pihak kepolisian mengenai perizinan kejuaraan serta kepastian laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung.
Ferry mengungkap proses perizinan sejatinya sudah diajukan sejak jauh hari. Namun, publikasi izin tertulis dari Mabes Polri sempat tertunda lantaran konsentrasi kepolisian terbagi ke penanganan musibah di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Meski arsip resmi belum terbit, mantan manajer Persija itu memastikan koordinasi dengan kepolisian melangkah positif. Persetujuan secara lisan pun telah didapatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemarin kami memang dipanggil lantaran sesungguhnya proses permohonan izin sudah berjalan beberapa waktu nan lampau tetapi tetap belum diberikan izin, lantaran memang secara mendadak ada kasus NTT dan sebagainya, sehingga pihak Mabes sendiri agak tersentral ke sana," kata Ferry di Jakarta, Rabu (26/8).
"Kemarin secara lisan memang sudah disampaikan dalam waktu dekat ini bakal langsung diterbitkan izinnya," tambahnya.
Terkait duel sengit Persija melawan Persib, PT LIB melalui I.League sengaja menyusun agenda di awal musim agar Macan Kemayoran dapat menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Ferry menyebut pengelola GBK maupun kepolisian wilayah secara lisan sudah menyatakan kesiapan untuk menggelar laga sarat pamor tersebut.
"Dan nan tidak kalah krusial kami juga minta persetujuan sebenarnya terutama masalah rivalitas Persija musuh Persib. Ya tidak bermaksud mendahului pihak kepolisian, sampai dengan hari ini baik GBK termasuk juga pihak kepolisian di kewilayahannya sendiri juga secara lisan sudah dinyatakan siap untuk menggelar," ucap Ferry.
"Jadwal sendiri sengaja kita tarik ke depan, Persija musuh Persib, agar Persija sendiri GBK-nya bisa, kemudian izinnya harusnya lantaran tetap di depan, masa sih ditolak? Nah itu sebenarnya kemauan kami itu dasarnya," lanjutnya.
Ia pun berambisi dinamika tindakan demo nan marak terjadi tidak mengganggu situasi keamanan nasional agar izin resmi dari Mabes Polri dapat segera terbit sesuai rencana.
"Nah secara lisan artinya memang sudah disetujui, tapi mudah-mudahan ini tidak menjadi backfire lantaran proses daripada demo-demo nan konon kabarnya mulai besok ya [27 Agustus]. Doa saja," imbuh Ferry.
(afr/jun)

3 jam yang lalu
2








English (US) ·
Indonesian (ID) ·