Jakarta, CNN Indonesia --
Klub Liga Azerbaijan, Sabah FK, menggoreskan kisah magis setelah sukses lolos Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Padahal klub berbasis di Baku tersebut baru dibentuk sembilan tahun lalu.
Sabah FK melenggang ke kasta tertinggi sepak bola antarklub Eropa setelah menumbangkan klub Israel, Be'er Sheva 5-2 pada leg kedua playoff Liga Champions 2026/2027 di Stadion Tofiq Bahramov, Baku, Selasa (25/8).
Tim didikan Valdas Dambrauskas sukses membalikkan keadaan setelah kalah 1-2 pada leg pertama. Penampilan di Liga Champions 2026/2027 sekaligus menjadikan Sabah FK sebagai klub termuda untuk berkompetensi di kejuaraan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sabah FK baru dibentuk pada 8 September 2017. Mereka merintis dari kasta kedua kejuaraan domestik dan promosi di musim berikutnya.
Prestasi tak langsung mereka raih di kasta tertinggi liga setempat lantaran baru juara Azerbaijan Cup 2024/2025 kemudian mengawinkan gelar Azerbaijan Cup dan Liga Azerbaijan musim 2025/2026.
Di pentas Eropa, Sabah FK pernah berjibaku di kualifikasi Conference League dan Europa League pada musim 2023/2024 hingga 2025/2026. Barulah saat ikut kualifikasi Liga Champions 2026/2027, mereka melangkah jauh apalagi lolos sampai ke putaran final.
Alhasil Sabah FK memecahkan rekor milik klub Rusia, FC Krasnodar sebagai klub seumur jagung pernah tampil di Liga Champions. Sabah FK genap berumur sembilan tahun pekan depan, sementara FC Krasnodar berumur 12 tahun ketika tampil di Liga Champions 2020/2021.
Satu perihal menarik lain dari Sabah FK adalah sosok sang pelatih, Valdas Dambrauskas. Juru strategi 49 tahun itu punya lika-liku hidup tak umum dalam kariernya.
Dambrauskas pernah ikut kuis semacam 'Who Wants to Be a Millionaire?' pada 2002 dan mendapatkan bingkisan 4.000 Litas alias senilai Rp9 juta hingga Rp10 juta untuk kurs saat itu. Uang itu digunakannya untuk kuliah Ilmu Keolahragaan dan Kepelatihan di London, Inggris.
Latar belakang keilmuannya tak main-main. Selama di Inggris, Dambrauskas berilmu melatih akademi Manchester United, Fulham, dan Brentford.
(ikw/ikw/jun)

2 jam yang lalu
3








English (US) ·
Indonesian (ID) ·