Gantikan Paul Munster, Bhayangkara FC Tunjuk Juru Taktik Asal Spanyol Oscar Bruzon

1 jam yang lalu 3
Gantikan Paul Munster, Bhayangkara FC Tunjuk Juru Taktik Asal Spanyol Oscar Bruzon Para pemain Bhayangkara Presisi Lampung FC berselebrasi berbareng usai tercipta gol ke gawang Madura United saat pertandingan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Senin (11/5/2026). Bhayangkara Presisi Lampung FC mena(ANTARA FOTO/ARDIANSYAH)

BHAYANGKARA Presisi Lampung FC bergerak sigap merestrukturisasi tim kepelatihan. Usai berpisah dengan Paul Munster, klub berjuluk The Guardians tersebut resmi mengumumkan ahli strategi asal Spanyol, Oscar Bruzon, sebagai pembimbing kepala baru untuk mengarungi musim depan.

Pengumuman peresmian nahkoda anyar tersebut disampaikan manajemen tim melalui saluran media sosial resmi klub.

"Mari kita sambut pembimbing kepala nan baru," tulis pihak Bhayangkara FC dalam unggahan di akun IG resminya, Rabu (12/8).

Sebelum mendarat di Indonesia, Bruzon mengukir prestasi manis di area Asia Selatan dengan sukses membawa klub asal India, East Bengal, meraih gelar juara Liga Super India musim lalu. Di klub tersebut, dia sempat mengasuh mantan dua penggawa Liga Indonesia, ialah Mohamed Rashid dan Youssef Ezzejjari, striker nan juga pernah berseragam Bhayangkara FC pada putaran pertama musim 2022/2023.

Guna mendukung keahlian Bruzon, manajemen Bhayangkara FC turut memboyong jejeran staf pembimbing impor. Posisi asisten pembimbing diisi oleh Adrian Rubio Martinez, sedangkan posisi pembimbing bentuk dipercayakan kepada Javier F. Sanchez.

Secara keseluruhan, susunan tim kepelatihan The Guardians untuk musim baru bakal dipimpin Oscar Bruzon sebagai pembimbing kepala, didampingi Adrian Rubio Martinez dan Hanim Sugiarto di posisi asisten pelatih.

Sementara itu, jejeran pembimbing diperkuat oleh Javier F. Sanchez sebagai pembimbing fisik, Luiz Fernando Silva Passos di posisi pembimbing kiper, serta Miftahudin nan menjabat sebagai Technical Director.

Kehadiran Bruzon diharapkan bisa menjaga kestabilan performa tim. Pada musim lalu, Bhayangkara FC sukses mengakhiri kejuaraan di ranking kelima klasemen akhir—di bawah Persib Bandung, Borneo FC, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya—dengan mengumpulkan 53 poin dari hasil 16 kemenangan, 5 imbang, dan 13 kekalahan. (Ant/P-4)

Selengkapnya