Geger Eks Menteri Tewas Ditembak Polisi

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Situasi politik di Zambia memanas. Hal ini terjadi setelah seorang mantan (eks) menteri tewas ditembak dalam bentrok dengan polisi, hanya beberapa hari setelah pemilihan presiden.

Mengutip Reuters, Jumat (21/8/2026), mantan menteri itu berjulukan Mutotwe Kafwaya. Ia adalah tokoh oposisi, nan tewas dalam baku tembak dengan abdi negara setelah polisi melakukan penyergapan terhadap golongan anti pemerintah, tak lama setelah pemilu pada 13 Agustus 2026.

Situasi semakin memanas setelah polisi Zambia memanggil pemimpin oposisi Brian Mundubile, kandidat presiden nan berada pada posisi kedua dalam pemilu, untuk menjalani pemeriksaan. Aparat mengatakan, dia diduga tengah melakukan rencana nan menakut-nakuti keamanan nasional. 

Mundubile sendiri telah menuding pemilu sengaja dicurangi untuk memenangkan petahana Hakainde Hichilema gi masa kedudukan kedua. Hichilema, nan telah memimpin Zambia sejak 2021, membantah adanya kecurangan dalam pemilu tersebut.

Mundubile sebelumnya menyatakan bakal menggugat hasil pemilu ke pengadilan. Dalam pernyataan pada Kamis malam, kepolisian mengatakan mau memeriksa Mundubile dan calon wakil presidennya, Makebi Zulu, sebagai bagian dari penyelidikan mengenai dugaan persekongkolan nan dianggap menakut-nakuti keamanan nasional.

Setelah pemilu 13 Agustus, Mundubile dilaporkan menghilang dari hadapan publik setelah polisi melakukan penyergapan dan menangkap sejumlah tokoh oposisi. Polisi mengatakan Mundubile dan Zulu kemudian mencari perlindungan berasas norma internasional di sebuah organisasi internasional nan tidak disebutkan namanya.

Kasus ini menambah ketegangan politik di Zambia setelah pemilu nan hasilnya dipersoalkan oposisi. Kematian mantan menteri dalam baku tembak dengan polisi juga menjadi sorotan, terutama lantaran terjadi di tengah tudingan oposisi bahwa abdi negara melakukan tindakan keras terhadap golongan nan menentang pemerintah.

(tps/sef) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya