Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, 20 Bangunan Dilaporkan Runtuh di Cali

1 jam yang lalu 3
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, 20 Bangunan Dilaporkan Runtuh di Cali kerusakan prasarana dan gedung akibat gempa bumi kuat bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia, Senin (10/8/2026) pukul 12.34 GMT (19:34 WIB).(ANTARA/Anadolu/py)

SEDIKITNYA 21 orang tewas, Senin, setelah gempa bumi kuat bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat Kolombia, menyebabkan gedung runtuh dan memicu operasi pengamanan besar-besaran di sejumlah kota.

Wali Kota Pereira Mauricio Salazar memastikan sedikitnya 18 orang tewas di kota tersebut. Di Manizales, Wali Kota Jorge Eduardo Rojas melaporkan sedikitnya dua orang tewas dan lebih dari 32 gedung mengalami kerusakan total alias sebagian.

Pihak berkuasa di Manizales menangguhkan seluruh aktivitas akademik serta melaporkan kebocoran gas dan listrik. Di Quibdo, laporan awal menunjukkan satu orang tewas, selain adanya korban luka dan gedung nan mengalami kerusakan parah.

Gempa terjadi pada pukul 12.34 GMT (19:34 WIB) dengan episentrum sekitar 5 kilometer (3,1 mil) di sebelah timur kota San Jose del Palmar, menurut info Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). Lembaga AS tersebut melaporkan gempa terjadi pada kedalaman 107 kilometer (66,5 mil).

Meskipun gempa tersebut berkekuatan besar, Sistem Peringatan Tsunami AS mengumumkan tidak ada tsunami nan diperkirakan terjadi di negara bagian California, Oregon, Washington, alias Alaska, serta meniadakan kemungkinan tsunami melanda Provinsi British Columbia, Kanada.

Pihak berkuasa Kolombia mengatakan tidak ada ancaman tsunami di wilayah Pasifik Kolombia.

Otoritas penerbangan sipil Kolombia melaporkan kerusakan di Bandara Alfonso Bonilla Aragon di Cali dan menambahkannya ke dalam daftar terminal nan terdampak.

Selain itu, operasional penerbangan di Bandara Popayan dihentikan akibat abu vulkanik dari Gunung Api Purace setelah aktivitas seismik tersebut. Sebelumnya, operasional juga dihentikan di terminal-terminal di Pereira, Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, dan Buenaventura untuk pemeriksaan struktur bangunan.

Kedutaan Besar AS di Bogota mengatakan terus memantau situasi secara ketat dan mengimbau penduduk negara Amerika Serikat untuk tetap mengikuti perkembangan buletin lokal serta menjaga komunikasi dengan family mereka.

Gempa susulan bermagnitudo 5,0 terjadi pada pukul 13.18 GMT (20:18 WIB), sekitar 16 kilometer (9,9 mil) di sebelah barat San Jose del Palmar.

“Negara datang dan mengambil tindakan,” kata Presiden Kolombia Abelardo De La Espriella setelah gempa tersebut, seraya memastikan bahwa dirinya mengambil kendali langsung atas penanganan keadaan darurat. Ia memerintahkan pembentukan segera pos komando terpadu untuk mengoordinasikan upaya penanganan.

De La Espriella meminta laporan komprehensif dari Direktur Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana mengenai situasi di kota tersebut, nan berjarak sekitar 240 kilometer (150 mil) sebelah barat ibu kota Bogota. Presiden juga mengonfirmasi bakal melakukan perjalanan ke Pereira untuk mendukung masyarakat nan terdampak dan memantau respons pemerintah.

Kota nan terletak di District Choco tersebut berpenduduk sekitar 4.800 jiwa dan berada pada ketinggian 1.288 meter (4.225 kaki) di atas permukaan laut.

Tanggapan lokal

Gubernur Choco Nubia Carolina Cordoba Curi memastikan bahwa ibu kota District tersebut, Quibdo, mengalami kerusakan struktur nan parah dan melaporkan sejumlah korban luka.

Petugas pemadam kebakaran di Quibdo melaporkan sejumlah orang terjebak di dalam gedung nan rusak, sementara Wali Kota Cali Alejandro Eder menyatakan sedikitnya 20 gedung runtuh di kotanya dan sejumlah orang terjebak di dalamnya.

Di Manizales, ibu kota District Caldas, gempa menyebabkan kerusakan nan signifikan. Gambar nan beredar di media sosial menunjukkan salah satu menara utama katedral ikonik kota tersebut mengalami kerusakan struktur parah dan miring ke arah struktur utama di bagian tengah.

Wali Kota Medellin Federico Gutierrez mengonfirmasi bahwa tim manajemen akibat musibah kota secara aktif melakukan penilaian kerusakan.

Di ibu kota Bogota, sirene darurat bersuara ketika ribuan pekerja instansi dan penduduk mengungsi ke jalan-jalan.

Guncangan akibat gempa Kolombia tersebut terasa hingga jauh melampaui perbatasan, dengan guncangan kuat dilaporkan terjadi di negara tetangga Ekuador dan Panama.

Pihak berkuasa di beragam distrik nan terdampak terus mengevaluasi keseluruhan akibat korban jiwa dan kerusakan fisik.

Menurut para ahli, gempa tersebut merupakan salah satu gempa terkuat nan terjadi di negara itu pada abad ini. (Ant/Z-4)

Sumber: Anadolu

Selengkapnya