Genjot Segmen Premium, Kemenpar Gencarkan Paket Wisata Seharga Rp15 Juta per Orang

18 jam yang lalu 3
Genjot Segmen Premium, Kemenpar Gencarkan Paket Wisata Seharga Rp15 Juta per Orang Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/8), mengatakan dinamika geopolitik dan ketidakpastian ekonomi dunia turut memengaruhi pola perjalanan masyarakat, termasuk keputusan visitor In(Dok Kemenpar)

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat pasar wisata premium dalam negeri untuk meningkatkan pilihan perjalanan berbobot bagi visitor nusantara sekaligus menjaga perputaran shopping wisata masyarakat Indonesia tetap berada di dalam negeri.

Upaya tersebut dilakukan salah satunya melalui Luxury Business Networking nan mempertemukan pelaku industri pariwisata premium dengan para pengambil keputusan perjalanan kelas atas untuk membuka akses pasar dan membangun kerja sama upaya nan lebih konkret.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/8), mengatakan dinamika geopolitik dan ketidakpastian ekonomi dunia turut memengaruhi pola perjalanan masyarakat, termasuk keputusan visitor Indonesia dalam merencanakan perjalanan ke luar negeri.

Kondisi tersebut membuka kesempatan bagi industri pariwisata nasional untuk menawarkan pengalaman wisata premium di beragam destinasi Indonesia sebagai pengganti perjalanan berbobot bagi masyarakat nan selama ini memilih berekreasi ke luar negeri.

"Ini adalah momentum kita. Kita mau memastikan perputaran biaya masyarakat Indonesia tetap berada di dalam negeri melalui produk-produk wisata premium bergengsi dunia," kata Ni Made Ayu.

Peluang pengembangan pasar domestik juga ditopang tingginya mobilitas visitor nusantara. Sepanjang 2025, pergerakan visitor nusantara mencapai 1,20 miliar perjalanan alias tumbuh 17,53 persen. Tren tersebut bersambung pada semester I 2026 dengan 630,41 juta perjalanan, meningkat 2,71 persen dibandingkan periode nan sama tahun sebelumnya.

Menurut Ni Made Ayu, besarnya pasar visitor nusantara perlu diikuti dengan semakin beragamnya produk dan pengalaman wisata, termasuk bagi segmen visitor nan mengutamakan kualitas layanan, kenyamanan, privasi, karakter pengalaman, dan personalisasi perjalanan.

Luxury Business Networking mempertemukan buyers dan sellers terkurasi dengan produk dan paket perjalanan premium berbobot di atas Rp15 juta per orang. Produk tersebut menawarkan fasilitas, pelayanan, serta pengalaman perjalanan nan mempunyai karakter dan nilai tambah berbeda dibandingkan paket wisata reguler.

Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Erwita Dianti mengatakan aktivitas tersebut menghadirkan 11 sellers industri pariwisata premium dan sekitar 25 buyers dalam format pertemuan upaya nan terfokus.

Sebanyak 11 sellers terkurasi tersebut mencakup penyedia akomodasi Archipelago Hotels dan Padma Hotel Bandung; penyedia transportasi Mosalaki Phinisi, Lamain Voyage Indonesia, dan PT KAI Wisata; serta penyedia paket pengalaman premium dari Citilink Indonesia dan perwakilan pemasok perjalanan dan tur nan tergabung dalam ASTINDO DPD Jawa Barat, AITTA DPD Jawa Barat, serta ASITA DPD Jawa Barat. (X-6)

Selengkapnya