TKP kebakaran pabrik bingkai Jaktim.(Dok. Antara)
SUKU Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengungkapkan bahwa kebakaran di sekitar pabrik bingkai nan berlokasi di Jalan Lampiri Raya Nomor 28, Pondok Kelapa, Duren Sawit, telah terjadi sebanyak empat kali. Kejadian pada Rabu (12/8) awal hari disebut sebagai nan terbesar dibandingkan peristiwa-peristiwa sebelumnya.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria, menyatakan info tersebut diperoleh berasas pengakuan masyarakat setempat, terutama mereka nan terdampak langsung oleh musibah tersebut.
"Ya betul memang pengakuan dari masyarakat tadi juga saya sedikit bertanya-tanya kepada masyarakat khususnya nan terkena imbas kebakaran. Jadi memang antara tiga sampai empat kali sudah terjadi kebakaran," ujar Muchtar di Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu.
Risiko Tinggi di Kawasan Padat Penduduk
Berulangnya kejadian kebakaran di letak tersebut memicu kekhawatiran petugas. Muchtar menyoroti letak pabrik nan berada di tengah area permukiman padat, berdekatan dengan rumah penduduk dan sebuah musala. Menurutnya, keberadaan pabrik di letak tersebut perlu dikaji ulang mengenai kelayakannya.
"Saya juga sedikit cemas lantaran memang barangkali tidak layak ada di dekat pemukiman, area pabrik ini kan mengandung akibat nan cukup tinggi," jelasnya.
Dalam peristiwa terbaru ini, petugas sukses melokalisir api sehingga tidak merembet lebih luas ke rumah-rumah warga. Selain gedung pabrik, dilaporkan hanya satu rumah penduduk nan terdampak. Muchtar juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Material Mudah Terbakar dan Pengamanan Ekstra
Kondisi material di dalam pabrik menjadi aspek nan mempercepat perambatan api. Pabrik bingkai tersebut diketahui menyimpan banyak bahan kayu serta menggunakan thinner dan bahan kimia lain untuk proses pengecatan nan berkarakter mudah terbakar. Selain itu, terdapat penyimpanan penyimpanan biji plastik di sekitar lokasi.
Muchtar menegaskan bahwa kondisi ini menuntut sistem pengamanan kebakaran nan jauh lebih ketat. "Ini perlu ekstra pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya ancaman kebakaran sebenarnya. Ini adalah tanggung jawab daripada pemilik pabrik itu," tegasnya.
Penyelidikan Penyebab Kebakaran Pabrik Bingkai
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran pada Rabu awal hari tersebut tetap dalam penyelidikan. Pihak Gulkarmat menyerahkan sepenuhnya proses investigasi kepada kepolisian untuk menentukan titik awal dan sumber api.
Meski pada kejadian-kejadian sebelumnya kebakaran diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting), Muchtar menekankan bahwa perihal tersebut belum bisa dijadikan konklusi untuk peristiwa kali ini.
"Penyebabnya tempo hari nan disampaikan itu hubungan arus pendek juga. Karena memang kan tidak menutup kemungkinan namanya pabrik pasti penggunaannya listrik. Namun, kelak biar dari pihak kepolisian lah nan melakukan penyelidikan," pungkasnya. (Ant/H-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·