Ilustrasi(Dok Istimewa )
PEMANFAATAN kepintaran artifisial (AI) nan semakin luas di beragam sektor mendorong kebutuhan terhadap pengelolaan akses, kuota, hingga biaya teknologi tersebut. Bagi pengembang, perusahaan, maupun lembaga pemerintahan, pengaturan penggunaan token menjadi salah satu aspek krusial agar pemanfaatan jasa AI berjalan efisien dan transparan.
Kebutuhan tersebut mendorong PT Kencana Satu Nuswapada (Prominence), digital hub teknologi nasional, memperkenalkan Pemuda.ai melalui soft launching pada 18 Agustus 2026. Peluncuran nan digelar menjelang Hari Kemerdekaan RI ke-81 tersebut memperkenalkan model jasa Token-as-a-Service (TaaS) untuk membantu pengelolaan penggunaan token AI di Indonesia.
Melalui jasa tersebut, pengembang, korporasi alias enterprise, sektor publik, dan pemerintahan dapat mengatur kuota token AI sekaligus mengoptimalkan efisiensi biaya. Model tersebut juga dirancang untuk mempermudah transaksi dan manajemen penggunaan jasa AI secara lebih transparan.
Token merupakan salah satu komponen dalam penggunaan beragam model AI generatif. Sistem berbasis token memungkinkan penggunaan jasa disesuaikan dengan kebutuhan pemrosesan. Namun, seiring meningkatnya penggunaan AI dalam organisasi, pengelolaan token diperlukan agar pemanfaatan sumber daya dan biaya dapat dikendalikan.
Director & Founder Prominence Edi Sugianto mengatakan pengembangan Pemuda.ai merupakan bagian dari upaya mempertemukan kapabilitas korporasi dengan kebutuhan pengembangan teknologi nasional.
“Sebagai digital hub, kami berkomitmen mempertemukan kapabilitas korporat dengan aktivitas kemandirian teknologi. Melalui soft launching Pemuda.ai dan jasa Token-as-a-Service, kami datang untuk dapat menjawab kebutuhan developer serta enterprise dalam pengelolaan ekosistem AI secara efisien di Indonesia,” kata Edi dikutip Rabu (19/8).
Soft launching Pemuda.ai juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Prominence dan Onno Center, pusat pengembangan dan literasi teknologi nan dimotori master teknologi info Onno W. Purbo.
Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan beragam use case serta penemuan AI nan dapat diterapkan sesuai kebutuhan masyarakat dan industri. Kerja sama tidak hanya mencakup penyediaan jasa teknologi, tetapi juga riset, edukasi, dan penerapan solusi strategis berbasis AI.
Founder Onno Center Onno W. Purbo mengatakan pengembangan akses dan tata kelola token merupakan bagian krusial dalam mendorong kemandirian teknologi terbuka di Indonesia.
“Inisiatif ini sejalan dengan misi kami di Onno Center untuk terus mendorong kemandirian teknologi terbuka. Pemuda.ai memberikan akses dan tata kelola token nan sangat dibutuhkan oleh organisasi dan industri di Indonesia,” ujar Onno.
Pengembangan jasa tersebut berjalan di tengah penguatan ekosistem AI nasional. Pemerintah mendorong pemanfaatan AI nan tidak hanya inovatif, tetapi juga aman, etis, inklusif, dan bertanggung jawab.
Penguatan kapabilitas nasional, tata kelola data, pengembangan talenta digital, riset dan inovasi, serta pemanfaatan AI di beragam sektor menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem tersebut.
Dalam konteks kemandirian teknologi, Indonesia juga perlu memperkuat sejumlah komponen pendukung, mulai dari model AI lokal, prasarana komputasi, hingga talenta digital. Pengembangan beragam komponen tersebut menjadi bagian dari upaya menuju sovereign AI seiring meningkatnya kebutuhan terhadap kapabilitas AI nasional.
Tokoh telekomunikasi nasional Rudolf Nainggolan menilai perkembangan AI menuntut pelaku industri telekomunikasi dan enterprise bergerak lebih sigap dalam mempersiapkan prasarana serta ekosistem pendukung.
“Dunia telekomunikasi dan enterprise di Indonesia kudu bergerak sigap menyongsong era kepintaran buatan. Platform seperti Pemuda.ai nan didukung ekosistem Prominence bakal menjadi fondasi nan sangat kuat bagi kemandirian dan penguatan digital nasional,” kata Rudolf.
Setelah tahap soft launching, pengembangan Pemuda.ai bakal dilanjutkan menuju grand launching berskala nasional nan dijadwalkan pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. (E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·