Tangkapan layar SAR Mataram mencari kapal maupun korban KMP Putri Yasmin.(Dok SAR Mataram)
TIM Search and Rescue (SAR) tidak menemukan penumpang kapal pada pencarian hari ketiga pasca-insiden terbakarnya KMP Putri Yasmin di Selat Lombok.
"Pencarian sejak pukul 07.00 Wita, hingga pukul 15.00 Wita kedua kapal kembali ke Lembar tidak menemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun penumpang nan dicari," kata Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.
Hariyadi sekaligus menjelaskan bahwa dari lima penumpang kapal nan dicari rupanya atas nama Ratu Agung Sekar Ayu, 21, penduduk Mataram telah kembali ke rumahnya dalam keadaan selamat atas laporan keluarganya ke Posko.
Menurut Hariyadi nan berkepentingan tidak menumpang di KMP Putri Yasmin melainkan berangkat lebih awal, pada tgl 9 Agustus menggunakan kapal lain, "Terdaftar di manifest lantaran sempat beli tiket Putri Yasmin namun ada perubahan," ujarnya.
Dengan demikian maka nan tetap dalam pencarian adalah Yasir Arafat, 37, asal Mataram, Selvina Rambu Mayi, 28, asal Sumba, I Made Sutarjana, 55, asal Denpasar, dan Slamet Yulianto, 41, asal Denpasar.
Tim SAR campuran memperluas area pencarian korban kejadian terbakarnya kapal penumpang di perairan Selat Lombok, Jumat (14/8). Operasi SAR ini dipusatkan melalui Posko SAR di Pelabuhan Lembar.
"Kami mengerahkan seluruh potensi SAR nan ada, baik personel, alut (alat utama) laut maupun udara, dengan membagi sektor pencarian secara terarah. Sinergi lintas sektoral ini sangat krusial untuk mempercepat penemuan korban di tengah tantangan kondisi perairan," ujar Hariyadi.
Hariyadi menambahkan, untuk memaksimalkan pencarian pada hari ketiga ini, tim SAR campuran mengerahkan kekuatan alut nan terbagi ke dalam beberapa area pencarian. KN SAR 220 Mataram, KAL Belongas, dan KAL Lembar melaksanakan pencarian di perairan.
Sedangkan Helikopter SGi Air Bali didukung Finns Search And Rescue dan personel Kantor SAR Denpasar melakukan pencarian udara. Adapun area pencarian ialah arah barat daya, selatan, dan sebelah timur dari letak kejadian.
Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan, dan Kesiapsiagaan Basarnas, Mayor Jenderal TNI (Mar) Edy Prakoso turut memantau langsung jalannya operasi SAR di lapangan melalui Posko SAR dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Operasi SAR ini melibatkan beragam unsur SAR, meliputi Kantor SAR Mataram & Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Kru SGi Air Bali & Finns Search And Rescue, Ditpolair Polda NTB, KSOP Lembar, BKK Lembar, SROP Lembar, JRP, BPTB, Gapasdap, DVI Biddokkes Polda NTB, Dikes Lobar, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, ASDP, serta Puskesmas Jembatan Kembar.
Selain unsur SAR, pergerakan tim di lapangan juga didukung oleh armada tambahan nan ekstensif, di antaranya KN SAR 220 Mataram, RBB Mataram, RIB 02 Mataram, KN SAR Arjuna, KAL Belongas, KAL Lembar, RIB Nusa Penida, Helikopter Finns SGi Air Bali, KMP Portlink II, KMP Parama Kalyani, Kapal Polair KP XXI - 2015, Yacht Still Here, Yacht No Comment, serta armada ambulans dari RSUD Provinsi NTB.
Pencarian rencana bakal dilanjutkan kembali pada Sabtu (15/8) pagi. (YR/E-4)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·