Penyerang Bayern Muenchen Harry Kane(AFP/Tobias Schwarz)
PENYERANG Bayern Muenchen, Harry Kane, memberikan sinyal kuat bahwa dirinya mungkin tidak bakal pernah kembali ke Liga Primer Inggris untuk mengejar rekor gol sepanjang masa milik Alan Shearer. Kapten timnas Inggris tersebut mengaku rasa "gatal" alias kemauan untuk kembali ke tanah airnya sekarang telah memudar seiring kenyamanan nan dia temukan di Jerman.
Kane meninggalkan Tottenham Hotspur untuk berasosiasi dengan raksasa Bundesliga pada 2023 dengan nilai transfer mencapai £86,4 juta (sekitar Rp1,7 triliun). Saat meninggalkan Inggris, dia telah mengoleksi 213 gol di kasta tertinggi, hanya terpaut 47 gol dari rekor legendaris Alan Shearer nan membukukan 260 gol.
Kenyamanan di Muenchen
Berbicara setelah menerima penghargaan Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak Bundesliga pada Rabu (19/8) waktu setempat, Kane mengungkapkan sungguh dia sangat menikmati kehidupan barunya. Ia merasa keputusannya pindah ke luar negeri telah membuka matanya terhadap bumi sepak bola nan berbeda.
"Ketika saya pertama kali pergi, tentu saja itu adalah sesuatu nan saya pikirkan—bahwa saya pasti bakal kembali. Namun, rasa gatal itu tidak lagi terasa sebesar dulu," ujar Kane. "Saya sangat senang di sini, di Muenchen. Ini membuka mata saya ke bumi sepak bola nan betul-betul berbeda di luar Inggris dan membikin saya semakin menghargai sepak bola Eropa."
Kane menambahkan bahwa aspek family dan stabilitas tim menjadi argumen utama dia enggan terburu-buru memikirkan kepulangan ke Inggris.
"Keluarga saya sangat nyaman di sini. Ini hanya tentang berada di tempat terbaik nan memungkinkan. Jangan pernah katakan tidak, tetapi untuk saat ini saya berkonsentrasi pada Bayern Muenchen."
Evolusi di Bawah Vincent Kompany
Performa Kane di Jerman memang luar biasa. Musim lalu, dia mencatatkan total 73 gol untuk klub dan negara. Di level klub, dia mencetak 61 gol dalam 51 penampilan, membantu Bayern meraih gelar dobel (liga dan piala domestik) di bawah pengarahan pembimbing baru, Vincent Kompany.
Kane memuji mantan bek Manchester City tersebut lantaran telah membawa permainannya ke level nan lebih tinggi. Meskipun dia pernah merasakan peran serupa di bawah didikan Jose Mourinho di Hotspur, saat dia sering turun menjemput bola dan membangun serangan—Kane merasa sistem Kompany memberikan kebebasan nan lebih dinamis.
"Saya pikir ini adalah jenis terbaik dari diri saya. Sejak bos (Kompany) datang, dia telah meningkatkan permainan saya ke level lain. Itu berkah style bermain, langkah kami menyerang, dan langkah kami bertahan," jelas Kane.
Masa Depan di Allianz Arena
Saat ini, Kane telah memasuki 12 bulan terakhir dari perjanjian empat tahun nan dia tandatangani saat pertama kali tiba. Namun, laporan menyebut bahwa pembicaraan mengenai perjanjian baru di Bayern Muenchen bakal segera dimulai.
Dengan performa nan terus menanjak dan ambisi meraih trofi kolektif nan lebih besar di Eropa, rekor Alan Shearer tampaknya bakal tetap kondusif untuk waktu nan lama, selain Kane memutuskan untuk melakukan comeback mengejutkan di masa senja kariernya nanti.
Statistik Harry Kane di Liga Primer Inggris:
- Total Gol: 213
- Target Rekor (Alan Shearer): 260
- Selisih: 47 Gol
(bbc/Z-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·