Para pemain Mantova melakukan selebrasi usai mengalahkan Lazio di laga Coppa Italia.(X @SerieA_EN)
LAZIO kudu menerima realita pahit tersingkir lebih awal dari arena Coppa Italia. Bermain di Stadio Olimpico nan tampak sunyi penonton, Senin (17/8) awal hari WIB, tim didikan Gennaro Gattuso dipermalukan oleh tim tamu, Mantova, dengan skor telak 0-2.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Biancocelesti, mengingat status mereka sebagai finalis pada jenis sebelumnya. Bagi Gattuso, hasil ini menandai awal masa kepelatihannya dengan catatan buruk, nan membikin Lazio sekarang hanya mempunyai kejuaraan Serie A untuk difokuskan selama sisa musim.
Dominasi Awal nan Sia-sia
Lazio sebenarnya memulai pertandingan dengan intensitas tinggi. Menggunakan susunan 4-3-3 warisan Maurizio Sarri, tuan rumah menciptakan tiga kesempatan emas di menit-menit awal.
Fisayo Dele-Bashiru nyaris membuka keunggulan, namun tendangannya nan terbentur pemain musuh hanya mengenai tiang gawang. Bola muntah jatuh ke kaki Boulaye Dia, tetapi penyelesaian akhirnya tepat mengarah ke pelukan kiper Mantova, Francesco Bardi.
Tak lama berselang, Alfonso Pedraza memberikan umpan terobosan cerdas kepada Matteo Cancellieri di dalam kotak penalti. Sayangnya, sepakan first-time sang pemain sayap tetap melambung di atas mistar. Setelah rentetan kesempatan tersebut, produktivitas Lazio menurun drastis, sementara Mantova mulai membangun momentum melalui serangan kembali nan merepotkan kiper Christos Mandas.
Kegagalan Cancellieri dan Kejutan Mantova
Memasuki babak kedua, Lazio kembali mencoba memegang kendali. Peluang terbaik muncul pada menit ke-67 saat umpan silang Luca Pellegrini diteruskan oleh Adam Marusic ke mulut gawang. Cancellieri mencoba menyambut bola dengan tendangan voli, namun kandas melakukan kontak sempurna. Ia kembali membuang kesempatan emas setelah jarak hidrasi ketika sundulannya menyamping tipis dari tiang gawang.
Keasyikan menyerang, pertahanan Lazio justru lengah pada menit ke-75. Davide Bragantini melakukan tindakan perseorangan di sisi kanan sebelum mengirimkan umpan silang dengan bagian luar sepatunya. Mandas mencoba menghalau bola, namun Francesco Ruocco lebih sigap menyelinap di belakang lini pertahanan untuk menceploskan bola ke gawang nan kosong. Mantova memimpin 1-0.
Gol Penutup di Menit Akhir
Dalam upaya terakhir mencari gol penyeimbang, kiper Christos Mandas apalagi ikut maju ke kotak penalti musuh saat situasi sepak pojok di masa injury time. Namun, strategi ini menjadi bumerang. Mantova sukses mematahkan serangan dan melancarkan serangan kembali cepat. Ismael Cajazzo dengan tenang menggiring bola dan melepaskannya ke gawang nan sudah tak terkawal untuk mengunci kemenangan 2-0.
Susunan Pemain:
Lazio (4-3-3): Mandas; Marusic, Doekhi, Provstgaard, Pedraza (Pellegrini 62'); Dele-Bashiru (Dele-Bashiru 71'), Rovella (Belahyane 80'), Taylor; Cancellieri (Noslin 80'), Dia (Ratkov 71'), Zaccagni.
Mantova (3-4-2-1): Bardi; Tomasevic (Meroni 56'), Cella, Catellini; Silva (Cajazzo 56'), Trimboli, Ignacchiti (Longonda 74'), Benaissa (Wieser 85'); Ilie (Bragantini 56'), Ruocco; Gliozzi.
Pencetak Gol: Ruocco (75'), Cajazzo (90'+5')
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kepintaran buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi kebenaran oleh redaksi.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·