20.500 narapidana di Jawa Barat menerima remisi HUT ke-81 RI.(Dok. Pemprov Jabar)
SEBANYAK 20.500 narapidana nan menghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) di seluruh Jawa Barat menerima remisi umum dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).
Penyerahan keputusan remisi dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Jawa Barat, Yudi Suseno, di Lapas Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung.
Kepala Kanwil Ditjen Pas Jabar, Yudi Suseno, merinci bahwa dari total penerima, sebanyak 20.154 orang mendapatkan Remisi Umum I (pengurangan sebagian). Sementara itu, sebanyak 346 narapidana mendapatkan Remisi Umum II dan dinyatakan langsung bebas. Berdasarkan info per 16 Agustus 2026, total penduduk bimbingan di Jawa Barat mencapai 27.401 orang.
Selain narapidana dewasa, pengurangan masa pidana juga diberikan kepada 86 anak binaan. Rinciannya, 85 anak menerima pengurangan masa pidana I, dan satu anak bimbingan menerima pengurangan masa pidana II sehingga langsung bebas. Saat ini, tercatat ada 151 anak bimbingan di wilayah Jawa Barat.
Pemerintah juga memberikan remisi tambahan bagi penduduk bimbingan nan menunjukkan perilaku sangat baik. Sebanyak 126 orang menerima remisi lantaran aktif sebagai pendonor darah, dan 43 orang lainnya mendapat remisi sebagai pemuka aktivitas pembinaan.
"Pemberian remisi bukan sekadar pengurangan masa tahanan, tetapi menjadi motivasi agar penduduk bimbingan terus mengikuti program pembinaan dengan baik. Ini adalah penyemangat untuk berubah ke arah nan lebih baik," ujar Yudi Suseno.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Erwan Setiawan membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Ia menekankan bahwa remisi adalah corak apresiasi negara atas perubahan perilaku positif penduduk bimbingan nan dilakukan secara transparan dan berkeadilan.
Erwan berharap, bagi narapidana nan langsung bebas, momentum kemerdekaan ini menjadi titik kembali untuk memulai lembaran baru sebagai pribadi nan alim norma dan produktif di tengah masyarakat. (RO/Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·