HUT ke-81 RI, Paguyuban Terapis Tradisional di Brebes Gelar Pengobatan Terapi Gratis

1 jam yang lalu 1
HUT  ke-81 RI, Paguyuban Terapis Tradisional di Brebes Gelar Pengobatan Terapi Gratis Dua personil Paguyuban Terapis Tradisional Brebes (PTTB) berbarengan sedang melakukan pengobatan/terapi seorang warga.(MI/SUPARDJI RASBAN)

MASIH dalam suasana rangkaian memperingati HUT ke-81 RI, banyak pihak menggelar acara, tidak hanya lomba alias konvoi namalain pawai. Paguyuban Terapis Tradisional Brebes (PTTB), Jawa Tengah, menggelar aktivitas hormat sosial berupa pengobatan terapi gratis.

Acara  terapi cuma-cuma ini, digelar di Desa Bulakparen, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Minggu (23/8). Sebanyak 35 personil terapis dari beragam kecamatan di Brebes, berbarengan melayani masyarakat dengan metode terapi tradisional, seperti pijat refleksi, totok saraf, dan terapi energi.  

Sebelum ditangani, setiap warga/pasien terlebih dulu dikonsultasikan mengenai keluhan medis, non-medis, alias psikis. Setelah itu, terapis menyesuaikan metode pengobatan sesuai kebutuhan pasien. Proses dilakukan dengan penuh kesabaran, suasana hangat, dan komunikasi terbuka antara terapis dan warga.  

Ketua PTTB, Agus Amin, menyampaikan bahwa aktivitas ini bukan hanya pengobatan, tetapi juga corak kepedulian sosial. “Kami mau masyarakat merasakan faedah terapi tradisional tanpa biaya, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa kesehatan bisa dijaga dengan langkah alami,” ujar Agus Amin, didampingi Sekretaris PTTB, Saryadi. 

Agus Amin menuturkan aktivitas ini tidak hanya membantu penduduk mendapatkan jasa kesehatan alternatif, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas antarwarga. Banyak peserta mengaku merasa lebih segar, tenang, dan antusias setelah diterapi.  

Salah satu pasien, Adi, 40, penduduk Jaga Pura Kersana, mengaku merasakan faedah besar dari aktivitas tersebut. “Saya merasa lebih ringan dan terbantu sekali dengan adanya terapi ini. Semoga aktivitas seperti ini bisa terus berlanjut,” tutur Adi.  

Tidak hanya memberikan jasa kesehatan, aktivitas ini juga menjadi wadah silaturakhim antara para terapis dan masyarakat. Warga nan datang tidak hanya mendapatkan pengobatan, tetapi juga kesempatan untuk mengenal lebih dekat praktik pengobatan tradisional nan selama ini menjadi bagian dari budaya lokal.  

PTTB berambisi masyarakat semakin mengenal faedah pengobatan tradisional sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam memperingati hari kemerdekaan. Dukungan penduduk nan datang menunjukkan bahwa pengobatan tradisional tetap mempunyai tempat krusial dalam kehidupan masyarakat Brebes.(H-2)

Selengkapnya