KETUA DPR RI Puan Maharani.(Dok. Antara)
KETUA DPR RI Puan Maharani memastikan bahwa seluruh personil legislatif bakal mengikuti Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI-DPD RI Tahun 2026 dengan lebih khidmat. Komitmen ini muncul sebagai corak introspeksi atas penyelenggaraan agenda serupa pada tahun sebelumnya.
"Insyaallah kelak pada hari H, kami semua tentu saja bakal lebih introspeksi, lebih khidmat, bakal lebih bisa menjaga diri kami untuk bisa lebih konsentrasi dalam mengikuti aktivitas kenegaraan tersebut," ujar Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/8).
Pernyataan tersebut disampaikan Puan sebagai respons atas pertimbangan penyelenggaraan sidang tahun lampau nan sempat mendapat sorotan publik. Saat itu, sejumlah personil legislatif terlihat berjoget mengikuti irama musik setelah agenda resmi berakhir.
Puan menjelaskan bahwa ekspresi tersebut sebenarnya merupakan corak kegembiraan merayakan kemerdekaan setelah rangkaian aktivitas umum selesai. Ia menegaskan tidak ada maksud dari para personil majelis untuk tidak menghormati kesakralan aktivitas kenegaraan tersebut.
"Jadi, tidak ada perihal nan kemudian membikin kami sepertinya tidak menghargai, tidak menghormati dalam aktivitas nan harusnya dilakukan secara khidmat alias resmi lantaran memang aktivitas resminya sudah selesai," jelasnya.
Meski demikian, Puan menekankan bahwa kegembiraan dalam memperingati HUT ke-81 RI tetap kudu diekspresikan dengan memperhatikan suasana dan martabat aktivitas kenegaraan. "Tentu saja boleh, dong, jika kemudian kami juga merasa ceria bahwa Indonesia alhamdulillah sudah merdeka 81 tahun," tambahnya.
Agenda Sidang Tahunan 2026
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI dijadwalkan berjalan pada Jumat, 14 Agustus 2026, mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WIB. Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menyampaikan laporan keahlian lembaga-lembaga negara serta pidato mengenai capaian pembangunan nasional.
Rangkaian aktivitas bakal dilanjutkan pada pukul 14.30 WIB melalui Rapat Paripurna DPR RI. Pada sesi sore, Presiden bakal menyampaikan keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 beserta nota keuangannya.
Puan berambisi penyampaian RAPBN 2027 tersebut dapat memaparkan program-program prioritas pemerintah secara jelas. "Kita berambisi pada penyampaian RAPBN Tahun Anggaran 2027, kita bakal mendengar gimana pemerintah kemudian menyampaikan program-program prioritasnya nan tentu saja kelak bisa berfaedah bagi bangsa dan negara," pungkas Puan. (Ant/H-3)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·