Indonesia Jamu Rumania di Piala Davis 2026: Uji Kesiapan Jelang Asian Games

1 jam yang lalu 3
 Uji Kesiapan Jelang Asian Games Petenis dobel putra Indonesia Justin Barki (kiri) dan Christopher Rungkat (kanan).(Antara)

TIM tenis putra Indonesia bersiap menghadapi tantangan besar pada arena Piala Davis Grup II Dunia 2026. Berdasarkan keterangan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti), Andi Fajar, Indonesia dijadwalkan menjamu Rumania pada 18-20 September 2026 di Stadion Tenis Gelora Bung Karno, Jakarta.

Laga ini mempunyai nilai strategis bagi skuad Merah Putih. Selain memperebutkan posisi di kancah dunia, pertandingan melawan Rumania bakal menjadi arena pemanasan krusial sebelum para atlet bertolak ke Asian Games 2026 Aichi-Nagoya nan bakal berjalan pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Pemanasan Menuju Asian Games 2026

Meskipun agenda Piala Davis bersenggolan erat dengan pembukaan Asian Games, PP Pelti menilai perihal tersebut bukan sebagai kendala, melainkan untung bagi persiapan tim. Andi Fajar menegaskan bahwa intensitas kejuaraan di Piala Davis bakal mengasah mental dan bentuk pemain.

"Justru hadirnya Davis Cup ini menjadi arena latihan menuju Asian Games. Kebetulan kita menjadi tuan rumah Rumania, tentu ini menjadi momentum untuk menguji keahlian tim kita nan bakal turun di Asian Games," ujar Andi saat ditemui di sela laga final Liga Tenis Indonesia 2026 Seri 1 di Jakarta.

Komposisi Skuad dan Target Bertahan

Menghadapi Rumania, PP Pelti berencana mempertahankan komposisi pemain nan sukses membawa Indonesia promosi ke Grup II Dunia. Skuad tersebut merupakan tim nan sama saat Indonesia melibas Togo dengan skor telak 4-0 pada babak playoff di Jakarta, Februari 2026 lalu.

Nama-nama jagoan nan diproyeksikan turun antara lain:

  • Christopher Rungkat
  • Muhammad Rifqi Fitriadi
  • Justin Barki
  • Anthony Susanto
  • Lucky Candra Kurniawan

Target utama Indonesia dalam laga ini adalah mempertahankan posisi agar tetap berkompetisi di Grup II Dunia. "Mudah-mudahan teman-teman bisa tampil maksimal, bisa menjaga posisi, tetap stay di Grup II Dunia," tambah Andi.

Tantangan Peringkat Dunia

Secara di atas kertas, Indonesia menghadapi musuh nan cukup tangguh. Rumania saat ini menempati ranking 46 dunia, sementara Indonesia berada di posisi 65 dunia. Namun, status sebagai tuan rumah diharapkan menjadi aspek pembeda nan menguntungkan tim Merah Putih.

Andi menjelaskan bahwa pemilihan Indonesia sebagai tuan rumah memang didasari oleh izin peringkat. "Memang secara peringkat, Rumania lebih tinggi dari kita. Makanya Indonesia menjadi tuan rumah, lantaran tuan rumah itu biasanya nan peringkatnya lebih rendah dari lawan," jelasnya.

Perjalanan tim Davis Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tergolong naik turun namun progresif. Setelah sempat terdegradasi ke Grup III area Asia/Oceania pada 2024 usai kalah dari Togo, Indonesia sukses bangkit dengan promosi kembali ke Grup II Dunia pada 2025 dan sekarang bersiap mengamankan eksistensi mereka untuk musim 2026. (Ant/I-1)

Selengkapnya