Foto udara kebakaran rimba di Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin (10/8/2026).(ANTARA/Irfan Sumanjaya)
KEMENTERIAN Pariwisata memberikan kepastian bagi ribuan visitor nan terdampak penutupan sementara area Gunung Bromo akibat kebakaran rimba dan lahan. Wisatawan nan telah mempunyai tiket daring untuk kunjungan periode 9 hingga 15 Agustus 2026 sekarang dapat mengusulkan pengembalian biaya (refund) alias penjadwalan ulang (reschedule).
"Pengajuan reschedule bakal dibebaskan dari biaya perubahan agenda dan bertindak hingga 31 Desember 2026," tulis keterangan resmi Kementerian Pariwisata nan dikonfirmasi di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Berdasarkan info dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS), tercatat ribuan calon visitor telah melakukan transaksi tiket daring pada periode penutupan tersebut. Berikut adalah rincian info visitor terdampak:
| Wisatawan Nusantara | 2.671 orang |
| Wisatawan Mancanegara | 391 orang |
| Total Pengunjung | 3.062 orang |
Mekanisme Pengajuan Refund dan Reschedule
Bagi visitor nan memilih opsi refund, pengembalian biaya bakal dilakukan secara penuh melalui transfer langsung ke rekening bank alias dompet elektronik. Proses ini diperkirakan menyantap waktu antara 3 hingga 14 hari kerja.
Wisatawan diwajibkan mengisi blangko resmi nan telah disediakan dengan mengunggah bukti tiket alias bukti pembayaran nan sah. Batas waktu pengisian blangko ini ditetapkan hingga 31 Agustus 2026. Konfirmasi atas pengajuan tersebut nantinya bakal dikirimkan melalui email alias jasa WhatsApp.
Terkait akomodasi, Kementerian Pariwisata telah berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Namun, hingga saat ini belum ada sistem unik untuk pembatalan hotel. Proses refund alias reschedule penginapan tetap mengikuti kebijakan normal masing-masing penyedia jasa.
Fokus Penanganan Kebakaran
Kementerian Pariwisata menyatakan support penuh terhadap keputusan penutupan sementara akses wisata Gunung Bromo demi keselamatan pengunjung. Saat ini, pemerintah terus memantau perkembangan pemadaman api di area taman nasional dengan berkoordinasi berbareng kementerian/lembaga mengenai serta pemerintah daerah.
"Fokus kita saat ini adalah memastikan proses penanganan kebakaran dapat melangkah optimal dan area betul-betul kondusif sebelum aktivitas wisata kembali dibuka," tegas pihak Kementerian.
Wisatawan diimbau untuk tidak memaksakan perjalanan ke area nan ditutup dan terus memantau info terkini melalui kanal resmi:
- Instagram: @bbtnbromotenggersemeru
- Customer Support: 085117788005 alias 085158891328 (Ant/Z-1)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·