Jakarta, CNN Indonesia --
Gelandang timnas Argentina, Leandro Paredes, disebut bisa terhindar dari hukuman berat FIFA setelah kejadian mencekik Erick Garcia usai final Piala Dunia 2026.
Setelah final Piala Dunia 2026 berakhir, Leandro Paredes tertangkap kamera televisi menendang, mendorong, dan mencekik Eric Garcia.
Sesaat kemudian, Paredes mendorong dan memukul Gavi. Perilaku Paredes itu membuatnya didakwa dengan Pasal 14 Kode Disiplin FIFA nan menyatakan setiap serangan perseorangan bisa dihukum minimal tiga pertandingan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apabila Paredes dinyatakan bersalah atas ketiga tuduhan tersebut, maka pemain Boca Juniors ini bisa dilarang bermain dalam 9 pertandingan, menurut Mirror.
Meski begitu Paredes tetap bisa terhindar dari balasan FIFA. Pasalnya, mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) ini beriktikad pensiun usai Piala Dunia 2026. Dengan pensiun, Paredes tidak bakal dikenakan balasan larangan bermain.
Akan tetapi FIFA bisa membikin pengecualian. FIFA dapat menggunakan Pasal 70 guna memperluas hukuman tersebut jadi larangan beraktivitas dalam sepak bola.
Hukuman ekspansi itu pernah dilakukan terhadap Luis Suarez nan dilarang beraktivitas di sepak bola selama 4 bulan lantaran menggigit Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014.
Dalam kejadian usai Piala Dunia 2026, Paredes tidak sendiri saat keributan berlangsung. Ada rekan setimnya Thiago Almada nan juga ribut dengan Gavi, Nahuel Molina nan didakwa dengan dua tuduhan penyerangan, dan asisten pembimbing Roberto Ayala dengan tuduhan satu serangan.
Hanya saja, untuk Almada dan Gavi disebut sama-sama didakwa dengan perilaku tidak sportif.
(sry/nva)

1 jam yang lalu
3







English (US) ·
Indonesian (ID) ·