Investasi Digital Tumbuh, Literasi Jadi Tantangan Besar Industri Kripto Indonesia

6 jam yang lalu 5
Investasi Digital Tumbuh, Literasi Jadi Tantangan Besar Industri Kripto Indonesia Ilustrasi(Magnific.com)

PERKEMBANGAN investasi digital di Indonesia kian dinamis. Meningkatnya minat atas aset kripto membuka kesempatan pertumbuhan ekonomi digital, tetapi sekaligus menuntut industri memperkuat literasi, perlindungan investor, inovasi, dan kepercayaan publik.

CEO & Founder Triv Group Gabriel Rey mengatakan perkembangan industri mata uang digital tidak cukup diukur dari pertumbuhan pengguna dan transaksi. Keberlanjutan ekosistem aset digital, menurut dia, berjuntai pada keahlian pelaku industri menghadirkan akses investasi nan diiringi edukasi dan pemahaman masyarakat.

"Industri ini kudu terus berkembang bukan hanya dari sisi jumlah pengguna, tetapi juga dari sisi edukasi, inovasi, keamanan, dan langkah kita membangun kepercayaan masyarakat terhadap aset digital," ujar Gabriel Rey, Senin (10/8/2026).

Menurut Gabriel, makin mudahnya akses investasi digital kudu diikuti peningkatan literasi lantaran aset mata uang digital mempunyai karakter dan akibat nan berbeda dari instrumen investasi konvensional.

"Saat akses semakin mudah, edukasi juga kudu semakin kuat. Masyarakat perlu memahami apa nan mereka investasikan, gimana risikonya, dan gimana mengambil keputusan secara bertanggung jawab," katanya.

Triv Group turut mengembangkan CryptoWave, platform media dan riset mata uang digital cuma-cuma untuk memperluas edukasi publik mengenai aset digital.
Di sisi produk, Triv Group mengembangkan jasa multi-aset nan mencakup aset kripto, saham Amerika, emas, dan minyak. Perusahaan juga memperluas akses investasi digital melalui kemitraan strategis dengan jaringan ritel nasional.

"Kami memandang kesempatan besar untuk membangun ekosistem nan memungkinkan masyarakat mendapatkan akses terhadap beragam aset dalam satu platform, tentu dengan tetap memperhatikan aspek izin dan perlindungan pengguna," ujar Gabriel.

Gabriel juga menilai teknologi blockchain mempunyai potensi lebih luas daripada perdagangan aset kripto. Teknologi itu dapat dikembangkan untuk beragam sektor melalui penemuan dan kerjasama lintas industri.
"Blockchain mempunyai potensi jauh lebih luas. Karena itu, kami mau terus mengembangkan penemuan pada beragam sektor strategis sehingga teknologi ini dapat memberi faedah nan semakin luas bagi masyarakat Indonesia," katanya.

Triv Group nan berdiri sejak 2015 awalnya berkembang sebagai platform pertukaran aset digital. Kini perusahaan memperluas ekosistemnya ke sektor exchange, media, bursa, dan lifestyle melalui Rata Kanan Capital.
Gabriel menilai masa depan industri mata uang digital Indonesia ditentukan keahlian pelaku industri menjaga keseimbangan antara penemuan dan tata kelola.

"Pertumbuhan berkepanjangan hanya bisa dibangun melalui penemuan bertanggung jawab, edukasi nan konsisten, dan kepercayaan dari masyarakat," katanya.

Pengembangan ekosistem tersebut turut mendapat apresiasi melalui lima penghargaan dalam satu tahun terakhir.

Pertama, Most Downloaded Crypto Exchange dari Investortrust sebagai aplikasi crypto exchange paling banyak diunduh sepanjang 2025. Berdasarkan info Google Play dan Sensor Tower, Triv disebut telah mencatat lebih dari 5 juta unduhan dan mempunyai lebih dari 6 juta pengguna di Indonesia.

Kedua, Best Multi-Asset Trading Platform – Community Choice dari Binance atas pengembangan platform multi-aset nan didukung ekosistem pengguna, edukasi, dan penemuan produk.

Ketiga, Gabriel Rey meraih Most Impactful Figures dari Coinvestasi atas kontribusinya terhadap perkembangan industri aset digital, termasuk melalui perbincangan dengan regulator dan penguatan literasi publik melalui CryptoWave.

Keempat, Most Trusted Brand dari Investortrust dan Infovesta Utama berasas survei nasional nan melibatkan sekitar 19.000 responden di 20 provinsi Indonesia.

Kelima, Triv Group meraih Top Digital Application Fintech Investasi dalam JawaPos.com Digital Excellence Awards 2026 berasas survei nasional nan melibatkan sekitar 19.000 responden di 20 provinsi.
Gabriel mengatakan penghargaan itu menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

"Penghargaan ini jadi motivasi bagi seluruh tim Triv Group untuk terus berinovasi menghadirkan produk terbaik dan memberikan jasa terbaik bagi lebih dari 6 juta pengguna kami," ujar Gabriel.

Ke depan, Triv Group bakal memperluas kerjasama pada sejumlah sektor strategis, termasuk wellness serta minyak dan gas, dengan memanfaatkan teknologi blockchain.

Gabriel berambisi pertumbuhan industri aset mata uang digital tidak hanya meningkatkan aktivitas pasar, tetapi juga membangun ekosistem digital nan inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. "Kami mau teknologi blockchain memberikan faedah nan semakin luas dan menjadi bagian dari perkembangan ekonomi digital Indonesia," kata Gabriel.

Selengkapnya