Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Tuntaskan Negosiasi

14 jam yang lalu 3
Iran Tutup Selat Hormuz Hingga AS Tuntaskan Negosiasi Selat Hormuz.(Google Maps)

PEMERINTAH Iran menegaskan pihaknya tidak bakal membuka kembali Selat Hormuz sampai Amerika Serikat memenuhi komitmennya sesuai dengan nota kesepahaman nan telah ditandatangani kedua belah pihak.

Dalam pidatonya pada sidang parlemen, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan Iran bakal menggunakan cara-cara diplomatik maupun militer untuk membikin AS memahami akibat dari tindakannya, menurut instansi buletin Iran IRNA.

"Saya tegaskan, selama AS belum memenuhi komitmennya berasas nota kesepahaman, termasuk mencabut blokade, membebaskan aset nan dibekukan, mencabut hukuman minyak, menghentikan ancaman dan operasi militer di semua lini, serta melaksanakan ketentuan-ketentuan lain nan telah dijanjikan dalam nota kesepahaman tersebut, maka Selat Hormuz tidak bakal dibuka kembali," kata Ghalibaf.

Ketua tim negosiasi Iran dalam pembicaraan dengan AS itu menambahkan Iran sedang mengupayakan kekuatan logika dan logika kekuatan baik melalui koordinasi diplomatik maupun militer.

Periode nan ditetapkan dalam nota kesepahaman tersebut, termasuk dengan pencabutan blokade AS dan gencatan senjata, telah membantu Iran meningkatkan ketahanan ekonominya dan membangun kembali keahlian pertahanannya.

"Iran siap, sebanding dengan tindakan dan agresi musuh, untuk memberikan kekalahan lebih telak kepada mereka," tegas Ghalibaf.

Iran dan AS telah menandatangani nota kesepahaman pada Juni lalu, lewat mediasi Pakistan dan Qatar, untuk mengakhiri permusuhan dan membuka periode 60 hari untuk negosiasi menuju kesepakatan akhir.

Namun, pembicaraan selanjutnya terhenti di tengah perselisihan mengenai penyelenggaraan nota kesepahaman serta pengaturan pelayaran melalui Selat Hormuz, ialah jalur krusial bagi ekspor minyak dan gas dunia. (Ant/P-3)

Selengkapnya