Upacara HUT Ke-81 RI.(Dok. Antara)
PEMERINTAH memprioritaskan pendaftar baru untuk menyaksikan langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan langkah ini diambil guna memberikan kesempatan bagi penduduk nan belum pernah mengikuti prosesi kenegaraan tersebut.
Dilansir dari Antara, Senin (10/8), Prasetyo menjelaskan bahwa panitia bakal menelaah riwayat pendaftaran para pemohon. Fokus utama tahun ini adalah membagi porsi penonton secara setara dengan mendahulukan masyarakat nan belum mempunyai pengalaman datang di Istana.
"Bukan tidak boleh (ikut lagi), tetapi kita bakal mencoba membagi porsi dengan berupaya memprioritaskan bagi saudara-saudara kita, masyarakat kita nan belum pernah sama sekali," ujar Prasetyo.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar nan mencapai lebih dari 336 ribu orang selama periode pendaftaran pada 5–9 Agustus 2026. Angka ini jauh melampaui kuota awal nan hanya disediakan sebanyak 5.500 kursi.
Merespons lonjakan tersebut, Istana memutuskan untuk menambah satu blok tambahan dengan kapabilitas 3.400 orang. Dengan demikian, total kapabilitas nan tersedia menjadi 8.900 bangku nan bakal dibagi ke dalam dua sesi, ialah upacara pagi dan upacara penurunan bendera.
Peringatan HUT Ke-81 RI tahun ini mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Tema ini mencerminkan arah pembangunan nasional nan menekankan kemandirian bangsa serta pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Puncak aktivitas bakal berjalan pada Senin, 17 Agustus 2026. Rangkaian utama terdiri dari Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih nan melibatkan pejabat negara, pasukan upacara, serta masyarakat umum nan terpilih melalui sistem pendaftaran tersebut. (Ant/Z-10)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·