ITDP: Transportasi Publik tak Merata Hambat Pengurangan Emisi Jabodetabek

11 jam yang lalu 4
 Transportasi Publik tak Merata Hambat Pengurangan Emisi Jabodetabek Bus Transjakarta.(Dok. Antara)

CAKUPAN jasa transportasi publik nan belum merata menjadi salah satu tantangan dalam meningkatkan penggunaan angkutan umum di Jabodetabek. Kondisi tersebut berpotensi mempertahankan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Direktur Asia Tenggara ITDP Indonesia Gonggomtua E Sitanggang mengatakan peningkatan mode share transportasi publik di Jabodetabek tetap menghadapi tantangan lantaran cakupan jasa nan belum merata.

“Peningkatan mode share transportasi publik Jabodetabek tetap menghadapi tantangan lantaran cakupan jasa nan belum merata,” kata Gonggomtua di Jakarta Selatan, Kamis (20/8).

Menurutnya, persoalan tersebut menjadi krusial lantaran pengurangan emisi transportasi memerlukan pergeseran dari kendaraan pribadi menuju transportasi publik.

Jakarta sendiri menargetkan mode share transportasi publik mencapai 55% pada 2045. Target itu tercantum dalam Perda DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2024 tentang RPJPD Provinsi DKI Jakarta 2025-2045.

Namun, sasaran Jakarta tidak dapat berdiri sendiri. Wilayah Bodetabek juga perlu meningkatkan penggunaan transportasi publik lantaran perjalanan masyarakat berjalan lintas wilayah.

Ketimpangan cakupan jasa membikin sebagian masyarakat nan tinggal di wilayah penyangga belum mempunyai pilihan transportasi publik nan memadai.

Akibatnya, kendaraan pribadi tetap menjadi moda krusial dalam mobilitas menuju Jakarta.

“ITDP menilai ekspansi jasa transportasi publik di seluruh Jabodetabek kudu melangkah berbarengan dengan peningkatan konektivitas antarkota dan antarmoda,” bebernya. (H-3)

Selengkapnya