Ruas Jalan Rusak Akibat Gempa Flores, Sabtu (15/8).(Tangkapan Layar Video)
GUBERNUR Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan sejumlah ruas jalan di Pulau Flores mengalami kerusakan dan putus akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 nan mengguncang wilayah tersebut, Sabtu (15/8).
Ia mengatakan, berasas laporan sementara dari Kepala Balai Jalan, sejumlah titik nan selama ini rawan longsor sekarang mengalami longsor dan memutus akses jalam seperti alur Ende-Nagekeo dan Ende-Maumere.
“Kita agak susah sekarang menggerakkan support jika dari Ende ke Nagekeo alias dari Ende ke Maumere,” kata Melkiades.
Menurutnya, pemerintah tengah menyiapkan jalur pengganti untuk mendistribusikan bantuan. Akses menuju Nagekeo dapat dipertimbangkan melalui Soa, sementara jalur laut menjadi opsi lain melalui Marapoko.
Menurutnya, pemerintah tetap mengumpulkan info kerusakan di lapangan dan bakal menyampaikan info lebih komplit setelah mendapatkan laporan terbaru dari wilayah terdampak.
Di sisi lain, Pemprov NTT tetap menggelar Pameran Pembangunan nan dijadwalkan berjalan mulai Sabtu malam. Namun, aktivitas tersebut mengusung tema “Peduli Gempa Flores” sebagai corak solidaritas terhadap masyarakat nan terdampak bencana.
Pameran tersebut tetap dilaksanakan lantaran melibatkan nyaris 600 pelaku UMKM.
Pemerintah juga mengarahkan aktivitas itu menjadi momentum gotong royong untuk membantu korban gempa di Flores.
Terkait putusnya akses jalan tersebut, Gubernur Melki meminta seluruh kontraktor nan mempunyai perangkat berat segera membantu membuka akses jalan nan tertutup longsor maupun reruntuhan akibat gempa.
Alat berat tersebut bakal digunakan untuk mempercepat pembukaan jalur agar tim penyelamat, support logistik, dan kebutuhan masyarakat dapat segera menjangkau wilayah terdampak.
Selain membuka akses, Pemerintah Provinsi NTT juga mulai menyiapkan support awal bagi penduduk terdampak. Bantuan berupa makanan dan beras disiapkan untuk segera didistribusikan ke sejumlah wilayah nan membutuhkan.
"Pemerintah juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan beragam pihak untuk memperkuat support penanganan bencana, termasuk mobilisasi support ke wilayah nan akses daratnya mengalami gangguan," ujarnya. (Z-2)









English (US) ·
Indonesian (ID) ·