Jamaah Lintas Agama Padati Monas untuk Zikir & Doa Kebangsaan

1 jam yang lalu 3
Jamaah Lintas Agama Padati Monas untuk Zikir & Doa Kebangsaan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas.(Dok. Antara)

RIBUAN jamaah lintas kepercayaan memadati area Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026) malam untuk menghadiri aktivitas Zikir dan Doa Kebangsaan. Kegiatan ini menjadi agenda pembuka dalam rangkaian seremoni Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Meski didominasi oleh masyarakat muslim, aktivitas ini menunjukkan wajah kemajemukan Indonesia dengan kehadiran umat dari beragam agama, mulai dari Hindu, Buddha, Kristen, Katolik, hingga Khonghucu. Kehadiran mereka menjadi simbol persatuan di tengah keberagaman suku dan keyakinan.

Wayan Kembarayana, salah satu penduduk Hindu asal Cijantung nan datang berbareng rombongan 50 orang, mengungkapkan harapannya agar aktivitas ini mempererat keselarasan bangsa. Ia mengaku tidak keberatan meski aktivitas banyak diisi dengan tradisi Islam seperti pembacaan Al-Qur'an dan selawat.

"Harapannya semoga Indonesia terus tenteram dalam situasi kondisi nan sekarang ini. Saya lama di Bali, kondisi seperti ini sudah terbiasa, toleransi dan saling menghormati," ujar Wayan di letak acara.

Rangkaian aktivitas dimulai dengan penampilan paduan bunyi dari Ditjen Bimas Kristen dan Ditjen Bimas Katolik Kementerian Agama. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, salat Maghrib berjamaah, serta lantunan selawat dari Hadrah Ahbabul Musthofa.

Memasuki inti acara, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf memimpin Selawat Kebangsaan nan diikuti dengan khidmat oleh seluruh jamaah nan hadir. Sebagai penutup, puncak aktivitas bakal diisi dengan angan berbareng nan dipimpin oleh perwakilan tokoh-tokoh kepercayaan di Indonesia.

Zikir dan Doa Kebangsaan ini diharapkan menjadi momentum refleksi bagi seluruh komponen bangsa untuk menjaga perdamaian dan memperkuat semangat nasionalisme menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI. (Z-10)

Selengkapnya